Saturday, 7 December 2019

Kumpulkan Dana Umroh dengan Menabung Reksa Dana

Punya niat untuk pergi umrah atau memberangkatkan orang tua ke tanah suci dimasa mendatang? Yuk kumpulkan dana umroh dengan reksa dana.

Pergi ke tanah suci memang menjadi salah satu impian sebagian besar umat Islam. Namun, ada banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum bisa berangkat. Selain membutuhkan kesiapan fisik dan mental, ibadah umrah juga memerlukan biaya yang tak sedikit. Pengeluarannya pun tergantung dengan paket perjalanan yang dipilih. Harga yang harus kita bayar biasanya sebanding dengan fasilitas yang 
ditawarkan.

Pengen banget yah pergi umrah di masa depan atau memberangkatkan orang tua kita ke tanah suci? Nah, salah satu strategi jitunya dengan menabung reksa dana, bisa kita terapkan untuk mengumpulkan dana umroh. 

Kumpulkan Tabungan Umrah Melalui Reksa Dana
Kendala biaya memang sering kali menjadi penghambat untuk bisa menunaikan ibadah umrah. Namun, bila memantapkan hati, pasti akan ada jalan untuk mewujudkan impian ke tanah suci. Salah satu cara untuk mengumpulkan dana umroh adalah dengan menabung reksa dana syariah.

Berbeda dengan menabung di bank atau deposito, reksa dana syariah menawarkan keuntungan yang halal.

Dalam pandangan Islam, segala sesuatu dalam muamalah diperbolehkan asal tak bertentangan dengan syariat. Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia atau DSN MUI telah mengeluarkan fatwa No. 20/DSN-MUI/IV/2001 yang membolehkan muslim untuk berinvestasi reksa dana, terutama reksa dana syariah.

Caranya pun sangat mudah, yaitu dengan membayar deposit di muka dan mencicil bulanan. Tak perlu khawatir dengan periode cicilan yang ditawarkan. Pilih periode yang sesuai bujet dan kemampuan sehingga meringankan beban.

Dengan ikut reksa dana syariah, Anda akan belajar untuk berinvestasi secara halal. Pastikan lembaga yang menawarkan reksa dan syariah telah diatur dan diawasi secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Reksa dana syariah pun biasanya dipatok dengan modal awal yang terjangkau, yaitu berkisar Rp100.000. Sementara itu, deposito biasanya membutuhkan dana yang lebih besar hingga jutaan rupiah.

Reksa dana syariah juga bisa dipantau secara rutin dan transparan. Dengan begitu, menabung menjadi lebih mudah dan nyaman.

Alternatif Menabung Dana Umroh Selain Reksa Dana
Selain menggunakan reksa dana, kita juga bisa berinvestasi melalui qazwa.id, lo. Platform ini merupakan perantara pembiayaan syariah daring yang mempertemukan pemilik usaha mikro dengan investor di Indonesia.

Jika mendaftar sebagai investor, kita dapat memilih proyek pembiayaan yang tersedia di situs Qazwa.

Ga perlu ribet untuk bisa mendaftar sebagai investor di platform ini. Hanya dengan nominal minimum sebesar Rp5.000, kita bisa berinvestasi secara halal di Qazwa. Benar-benar alternatif yang praktis, bukan?

Itulah strategi menabung reksa dana yang cerdas dan bisa digunakan untuk mengumpulkan dana umroh. Tak hanya fokus dengan reksa dana, tidak ada salahnya untuk berinvestasi di Qazwa yang aman dan tepercaya.

Ayo, mulai hijrah finansial bersama Qazwa melalui pembiayaan syariah agar hidup menjadi lebih berkah.

Monday, 28 October 2019

Tempat Makan Favorit di Bandung

Seneng banget bulan ini aku bisa berkolaborasi lagi bareng temen-temen dari Bandung Hijab Blogger. Kali ini temanya sangat menarik dan bikin laper, yaitu tentang BEST FOOD IN TOWN. Berhubung aku dan suami sama-sama asli Bandung, udah pasti yang akan aku bahas adalah tempat makan favorit kami di kota tercinta yang penuh kuliner enak ini.

Oh ya, aku dan suami jarang banget makan diluar. Selain itu, kita tuh ga pernah nyobain tempat-tempat makan baru yang lagi viral or kekinian. Karna menurut kita, sayang kalo bayar makan hanya karna tempatnya instagramable, tapi perut ga kenyang dan lidah ga puas karna rasa yang B aja. Apalagi sekarang ini biaya makan diluar tuh lumayan mahal ya. Mending kan buat tiket pesawat promoan...ehhhh....

Nah tapi, ada tempat-tempat makan favorit kami, yang mana kalo mau makan diluar ya pasti kesitu lagi kesitu lagi. Kadang aku pengen sih coba makan di tempat baru. Tapi ujung-ujungnya suka ragu karna takut ga cocok ma rasanya. Tempat makan favorit kami diantaranya :

1. Bubur Bejo Kosambi Bandung
Ini tuh bubur ayam favorit kita banget. Kadang suka jauh-jauh dari Buah Batu ke Kosambi cuma buat sarapan makan bubur ini. Sampe sekarang belum nemu bubur yang lebih enak dari Mas Bejo. Tipe buburnya tuh beda sama bubur ayam kebanyakan. Buburnya gurih dan enak banget. Aku suka pesen bubur ayam plus tulang ditambah bawang daun yang banyak. Harganya standar, perporsi Rp. 12.000 dengan ayam dan cakue yang menumpuk. Lokasinya di jalan Baranangsiang, dan buka 24 jam. Konon bubur ini sudah buka dari tahun 1978. 

2. Mie Baso Akung
Kalo yang satu ini, pasti udah banyak yang tau ya. Legend banget dari jaman taun 90an. Aku tuh sering diajak kesini waktu masih SD sekitar 25 taun yang lalu. Dulu masih tenda biasa dan panas. Sekarang, tempatnya udah luas banget dan terletak dikawasan Jl. Lodaya. Walaupun harga seporsi yaminnya terbilang mahal, tapi tempat ini tetep jadi favorit untuk kami. Mungkin karna aku udah kenal Bakso ini sejak kecil, aku jadi jarang banget makan bakso di tempat lain.

3. Mie Kocok Kartika Sari 
Mie Kocok ini letaknya ada di pelataran parkir toko kue Kartika Sari yang ada di jalan Kebon Kawung. Sodara-sodara aku di Jakarta sering banget nitip beliin mie kocok ini. Satu porsinya memang sedikit buat aku, tapi rasanya ga eneg. Kalo kesini di waktu akhir pekan, pasti selalu penuh sama orang dari luar kota. Siap-siap aja panas-panasan. Tapi semua terbayar dengan kelezatan mie kocoknya. Jangan lupa minumnya es alpukat atau es jeruk dari gerobak sebelahnya.

4. Kambing Bakar Cairo
Kalo lagi ingin perdagingan, aku selalu pilih makan disini. Selain harga yang pantas, tempatnya pun nyaman. Disini menyediakan kambing muda bakar dan beragam menu enak lainnya. Tempat yang paling nyaman dan luas adalah yang di jalan Riau. Kalo ada yang nanya dimana tempat makan yang enak di Bandung, aku suka saranin tempat ini selain perbaksoan.

Sebenernya masih ada beberapa tempat favorit yang belum aku tulis disini. Nah, sebenernya kan Bandung tuh banyak banget tempat makan yang enak-enak. Mungkin kalo udah lebih santai, aku bakal coba makan di tempat-tempat favorit lainnya. :-)