Thursday, 4 July 2019

Liburan Hemat dan Ramah Anak ke Penang - Day 1 Batu Ferringhi


Hulaaa senangnya punya bahan tulisan  baru lagi tentang liburan with krucils. Sebenernya, liburan kali ini tantangannya bertambah. Waktu ke Kuala Lumpur tahun lalu, Dejas baru belajar jalan. Sedangkan waktu ke Penang ini, Dejas udah ga bisa diem. Doyan jalan sana-sini, plus doyan manjat-manjat. Jadi ada beberapa waktu yang akhirnya Dejas ditinggal di hotel baik sama ayahnya ataupun sama bundanya aja.

Kenapa akhirnya saya memutuskan untuk liburan ke Penang? Tentu saja karna alasan tawaran tiket promo yang menggelitik jiwa raga. Waktu itu lagi ada promo rute baru dari Citilink dari Jakarta ke Penang. Saya hanya perlu membayar 270 ribu perorang untuk perjalanan pulang pergi. Ga beda jauh sama harga tiket travel Bandung Jakarta PP ya hehehe.

Persiapan liburan kali ini cukup singkat, hanya sekitar dua bulanan aja dari yang biasanya bisa sampe satu tahun. Setelah membeli tiket pesawat, saya bertugas untuk menyusun itinerary yang detail seperti biasanya.

Awalnya, saya masih bingung mau apa dan kemana di Penang, karena yang saya tau tentang pulau ini hanya satu, yaitu "tempat orang berobat atau program hamil". Tapi setelah browsing sana sini, ternyata banyak hal menarik di pulau ini.

Jadi, Penang ini adalah negara bagian Malaysia yang merupakan pulau terkecil kedua di negara tersebut. Kota utama atau ibukotanya bernama George Town yang memiliki banyak bangunan bergaya Eropa peninggalan Inggris. Sangking kecilnya pulau ini, daratan terendah (pantai) dan daratan tertinggi (puncak) dapat ditempuh dalam waktu kurang dari dua jam.

Atas dasar info-info yang saya dapet soal pulau ini, saya putuskan bahwa liburan kali ini akan menjadi liburan santai yang bakal jauh dari hiruk pikuk kota ataupun tempat wisata. Secara garis besar, kami menghabiskan hari pertama kami di kawasan pantai Batu Ferringhi, lalu dihari selanjutnya menghabiskan dua hari di pusat kota George Town.
Holiday Inn Batu Ferringhi View Side
Holiday Inn Batu Ferringhi Tower (sebrang view side)
Day 1 
Kami melakukan perjalanan dari Bandung menuju Bandara Soekarno Hatta menggunakan bus Primajasa dari pool Batununggal seperti biasanya. Letak pool ini dari rumah kami hanya sekitar 10 menit. Karna jadwal pesawat kami adalah jam 9 pagi, maka kami naik bis yang berangkat jam dua pagi. Perjalanan cukup menegangkan saat di tol cikampek macet parah, padahal udah mau jam 6 pagi, Karna saya ga pernah mepet-mepet jam terbang pesawat kalo bepergian, saya jadi tegang dan panik. Alhamdulillah jam 7 lebih bus sampe di bandara. Kami langsung cari sarapan dan menuju counter check in dan menunggu di gate. 

Ini pengalaman pertama kami menggunakan maskapai Citilink. Katronya saya ga tau kalo penerbangan yang saya beli itu udah include in flight meal alias makanan berat di pesawat. Begitu kami masing-masing dibagikan satu box makanan lengkap dengan dessert, saya malah bengong karna takut harus bayar. Tapi ternyata semua gratis. Jadi yang saya dapat untuk harga 270rb seorang adalah tiket pulang pergi Jakarta Penang plus Makanan berat plus voucher diskon sebesar 150rb dari tiket.com tiap penerbangan (total dapet 6 voucher dari penerbangan pulang pergi untuk tiga orang). Ga nyesel deh saya mutusin dadakan liburan waktu itu.

Sesampainya di Penang International Airport, kami langsung mencari halte bus untuk menuju Batu Ferringhi. Menurut contekan yang saya punya, kami harus menaiki bus nomor 102 dengan ongkos 2 ringgit perorang (1 ringgit = Rp. 3560 pada saat itu). Ternyata, halte tersebut letaknya pas banget didepan bandara yang kecil itu. Yap, bisa dibilang Penang International Airport itu sangat kecil jika dibandingkan dengan KLIA. Ya karna emang terletak di pulau kecil.  Kami menunggu di halte bersama turis lainnya. Namun setelah menunggu setengah jam, bus tak kunjung datang. Petugas di halte memberi info bahwa bus nomor tersebut akan ada sejam lagi. Wow..lumayan kan nunggu sejam disiang bolong. Oh ya, cuaca di Penang mirip di Singapore ya, panas menyengat namun udaranya terasa bersih.

Akhirnya kami putuskan untuk menggunakan Grab dengan biaya sekitar 100 ribu kalo dirupiahin. Yaudah lah ya, toh juga kita dapet makan siang gratis di pesawat, budget makan siang masih utuh. Jadi kami putuskan menggunakan grab. Ga sampe lima menit, mobilnya dateng. Mobil nyaman dengan AC dan kursi empuk membuat kami semua tertidur sekitar sejam. Kami baru terbangun saat sudah memasuki kawasan pantai.

Sebelumnya, saya sudah melakukan pemesanan kamar hotel di Holiday Inn Batu Ferringhi. Senang sekali dengan keramahan petugas check in hotelnya. Onti-onti India yang ramah ini bilang bahwa kami mendapatkan kamar dengan view yang sangat indah menghadap pantai. Saat melihat saya membawa anak-anak, dia langsung memberikan goodybag untuk Kaken dan Dejas. Isinya ada activity book dan sekotak pensil warna. Yeayyyy alhamdulillah anak-anak pada makin seneng.
Activity book yang dalemnya bagus banget tentang wisata dan pensil warna gratis
Oh ya, Holiday Inn Batu Ferringhi ini terdiri dari dua bangunan yang sebrang-sebrangan. Bangunan yang lamanya tepat berada di bibir pantai. Sedangkan bangunan barunya ada di sebrangnya tetapi gedungnya lebih tinggi, sehingga terdapat kamar yang langsung menghadap pantai. Nah kami menginap di bangunan barunya ini. Disebutnya Holiday Inn dengan kamar Double di Menara dan view pantai. Jadi kalo mau booking hotel ini, make sure kita dapet kamarnya di gedung yang mana, dan viewnya apa ya. Depan hotel pas banget ada halte bus. Nah kalo saya naik bus no 102 dari bandara, bakal berhenti tepat depan hotel ini. Gampang banget kan transportasinya.
View dari kamar disiang hari

View dari kamar dimalam hari
Yang bikin saya kagum, meskipun Penang adalah pulau kecil, semuanya serba modern dan teratur. Kawasan pantai tertata rapih. Bahkan di sebrang hotel saya ini ada Starbucks :-D

Untuk detailnya tentang hotel ini, tadinya akan saya tulis di satu postingan ini, tapi kayanya bakal panjang deh. Soalnya hotelnya benar-benar mengesankan dan ngangenin. Jadi, akan saya tulis di postingan selanjutnya ya.
Kamar luas dengan view laut...OMG

Ngapain aja selama di kawasan pantai ini?

Jadi sesampainya di sana, kami menghabiskan waktu untuk istirahat di kamar hotel, sambil menikmati pemandangan ke arah laut. Dejas langsung tertidur pulas karna perjalanan dari Bandung yang membuatnya lelah. Kaken langsung asik sama activity book yang dikasih pihak hotel tadi.


Menjelang sore, perut kami udah mulai keroncongan. Akhirnya, saya putuskan untuk cari makanan sekitar hotel sendirian. Tau apa yang saya dapatkan? ternyata sekitar hotel banyak banget streetfood yang menggoda dengan harga yang murah. Ga nyangka sih, padahal ini dikawasan wisata. Saya menemukan burger sapi dengan keju dan telur seharga kurang dari 4 ringgit atau sekitar 12 ribu rupiahan sajah. Selain itu juga saya membeli semacam martabak tapi ukurannya aga kecil, dengan toping pisang dan nutella seharga 15 ribu rupiahan. Pokonya total makanan yang saya beli hanya sekitar 70 ribu rupiah untuk tiga burger, satu martabak, dan tiga cola. Ternyata burgernya enakkkk banget. Rotinya empuk, dagingnya tebal, dan semua bahan lainnya terasa segar. Ahh nyesel deh cuma beli sekali selama disana.
Seneng banget nemu makanan murah meriah di tempat wisata

Pilihan buah buahan segar
Saat malam hari, di sepanjang jalan pinggir pantai, selalu ada Batu Ferringhi Night Market. Jadi kami menyusuri area tersebut sambil menuju McD yang berjarak sekitar 800m dari hotel. Yah, Kaken pengen happy meal. Jauh-jauh ke Penang makannya malah happy meal. Night Market tersebut terdiri dari jajaran penjual souvenir, makanan, pakaian, dan lain-lain. Kami membeli buah  delima dan semangka segar sebagai asupan wajib anak-anak kalo lagi liburan.  Maksudnya, saya emang selalu berusaha agar anak-anak makan buah setiap kemanapun. Ga makan nasi selama liburan ya ga papa, yang penting buah sayur harus makan. Nasi bisa diganti roti atau pasta tergantung tempat kita liburan.

Oh ya, hotel tempat kami menginap ini punya akses privat beach khusus tamu hotel. Jadi pada pagi hari sebelum check out, kami puas-puasin menikmati keindahan pantai. Pihak hotel menyediakan kursi-kursi malas untuk berjemur ataupun sekedar bersantai.

Bersantai pinggir pantai di area hotel
Privat Beach khusus tamu hotel
Hari pertama kami di Penang sungguh mengesankan. Jujur aja, bisa mandang laut dari jendela kamar hotel adalah hal yang bisa bikin saya ngerasa relaks. Hilang semua beban pikiran. Berasa nyatu sama alam. Langkah berasa ringan dan bahagia. Alhamdulillah.
Partner ngebolang

Bersambung ke
Liburan Hemat dan Ramah Anak ke Penang - Day 2

12 comments:

Orin's Journal said...

Seru banget liburannya teh, makasih ceritanya bisa jadi referenai nih hehe

Anisa Firdausi said...

Yeaaay akhirnya diposting juga. Nuhun teh revi aku jadi banyak referensi kl mo liburan2 hemat. Btw burger 12 rb mursidah bambang ihhh.

Afifah Haq said...

Oh naik Citilink teh, aku kira Air Asia loh. Mehehe. Aku kok ngerasanya kalau hotel2 di sana tu profesional semua ya petugasnya.
Btw Penang panas banget ga teh? Hehe

Ratnasari Pevensie said...

Duh jadi kangen liburan aku tuh hehe
Btw, subhanallah yaa pemandangan dari kamar hotelnya langsung liat laut
Pasti seru banget deh liburannya

Novya Ekawati said...

wah, asyik teh liburannya..penang..hmmm..boleh niy aku masukan dalam bucket list family hehehe

Larasatinesa said...

Wohh aku kira naik maskapai merah teh, mau nyoba ntar pakai Citilink hehe. Insya Allah kalau ada rejeki aku mau juga ke Penang. Historical banget ya Kotanya banyak yang unik. Ah kalah nih sama Dejas yang udah duluan ke sana πŸ˜‚

Ranideliana said...

suka seru kalo teteh udh bahas traveling bareng keluarga gini. keren.

sucijewels said...

bagus juga pemandangannya another bucketlist

Ruly Rosmalina said...

Aduuh selalu sukses bikin pengen ikutan ngebolang nih teh 😍😍😍 Harus siapin passport buat Una nih πŸ˜†

Maya Dewi resmi said...

Wah naik citylink ya aku mau coba ke penang naik ini deh

Sukma Putri Cahyawening said...

Seru tth ih.. bisaan dpt tiket murah. Gmn caranya

Grandys said...

Ya ampuun teh bisikin dong kalo ada tiket murah meriah kayak gini. Berasa surga ya dapet liburan pp k LN seharga tiket travel bdg-jkt