Friday, 22 March 2019

[Review] Cantik dari Alam dengan Ozora Skin Care



Seneng deh rasanya saat ini banyak brand brand kosmetik lokal yang mengeluarkan produk skin care dan make up. Selain harganya yang terjangkau, kualitas dari produk lokal ini pun ga sembarangan, bahkan sering kali lebih baik dari produk luar. Hal ini dikarenakan produk lokal memang dibuat untuk jenis kulit orang Indonesia. 

Salah satu brand lokal yang ada saat ini adalah Ozora Skincare. Brand asal Kota Yogyakarta ini mengusung slogan "Pure by Nature". Brand ini berkomitmen untuk menghasilkan produk-produk yang inovatif dengan nuansa alami, dengan tetap menjaga kualitas tinggi, namun dengan harga yang kompetitif.

Seluruh produk dari Ozora, menggunakan bahan-bahan alami berkualitas tinggi dan dijamin halal. Mereka berkomitmen untuk menjaga lingkungan alam dan menentang uji coba produknya terhadap hewan. Selain itu, produk ozora sudah terdaftar di Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan diproduksi oleh perusahaan yang memiliki sertifikat Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB). Jadi ga khawatir karna Ozora ini bukan skincare abal-abal.

Sebulan yang lalu, saya mendapatkan dua produk dari Ozora Skin Care, yaitu Ozora Essence dan Ozora Vitamin C Serum. Saya mencoba menggunakan keduanya secara rutin selama sebulan. Berikut ini review dari saya :

Kedua produk ini dikemas dalam box karton berwarna putih dengan corak dedaunan hijau. Hal ini memberikan kesan pertama bahwa produk ini memang terbuat dari bahan alami.

Pada kemasan box ini tertera dengan jelas informasi mengenai produk, baik kegunaan, cara pakai, hingga kandungan dari produk itu sendiri. Dengan hanya membaca box luarnya saja, kita bisa tahu secara detail mengenai produk ini.

kemasan box
Informasi lengkap yang tertera pada kemasan 
Pada kemasan box tertera bahwa Brightening Essence ini dapat memberi tambahan nutrisi pada kulit dan membuat kulit cerah alami. Sedangkan Vitamin C Serumnya bermanfaat untuk menstimulasi kolagen sekeligus antioksidan yang mampu mengurangi kerutan dan membuat wajah lebih cerah. Keduanya diformulasikan tanpa alkohol, tanpa pewangi dan pewarna. 

Cara penggunan kedua produk ini sama, yaitu dengan mengaplikasikannya pada wajah dan leher. Saya memakai keduanya di pagi dan malam hari setelah menggunakan toner, dengan urutan essence dulu lalu serum.

Kiri : Serum, Kanan : Essence

Brightening Treatment Essence
Brightening Treatment Essence dikemas dalam botol kaca tebal yang transparan. Tutupnya berbentuk pump yang dilengkapi cup transparan. Saya sangat suka dengan kemasan ini. karena membuat produknya terkesan eksklusif dan terlihat mahal. Isi bersih yang 35ml ini membuat produk ini cocok dibawa travelling. Bebas masuk kabin pesawat pastinya.

Pumpnya bekerja dengan baik. Mudah mengeluarkan isi produk, dan dapat tertutup rapat dengan sempurna. Namun ada sedikit kekhawatiran botol ini akan mudah pecah. Yang penting hati-hati aja ya.

Tekstur dari Essence ini adalah cair berwarna sedikit kekuningan. Aromanya seperti citrus. Saya menggunakan dua pump setiap pakai, lalu diaplikasikan ke seluruh wajah. Meskipun agak lengket, tapi essence ini cepat meresap di kulit wajah. Setiap habis pemakaian, wajah terasa lembab dan kenyal.

INGREDIENTS:
Aqua, Sodium PCA, Methylsilanol Ascorbate, Butylene Glycol, Propylene Glycol, Citric Acid, Tetrasodium EDTA, Diazolidinyl Urea, DMDM Hydantoin.

Price : RP. 115.000


Vitamin C Serum
Vitamin C Serum sama-sama dikemas dalam botol kaca, namun berwarna hijau. Dilengkapi dengan tutup berbentuk pipet yang memudahkan penggunaan. Karna kedua produk ini menggunakan botol kaca, saya harus menyimpannya di tempat yang aman.

Isi dari serum ini hanya 20ml dengan aroma citrus yang sama dengan essencenya. Buat saya, satu botol serum ini cukup untuk dua atau tiga bulan pemakaian. Saya hanya pakai dua tetes untuk seluruh wajah setelah pemakaian essence. Teksturnya lebih cair dari essence, sehingga lebih cepat meresap tanpa rasa lengket. Hal ini kadang membuat saya ragu apakah saya seharusnya menggunakan serum ini terlebih dahulu karena teksturnya yang lebih cair.

Sebenernya, ini pengalaman pertama saya menggunakan serum vitamin C. Selama memakai ini, saya berhenti menggunakan toner AHA BHA. Ternyata menggunakan serum ini memang membuat kulit saya lebih terasa sehat,. Mungkin karena berfungsi meningkatkan kolagen dan sebagai antioksidan.

INGREDIENTS:
Aqua, Methylsilanol Ascorbate, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Propylene Glycol, Citric Acid, Diazolidinyl Urea, Xanthan Gum, DMDM Hydantoin, Tetrasodium EDTA, Sodium Hyaluronate.

Price : RP. 125.000


Selama sebulan menggunakan essence dan serum ini, wajah saya tidak menunjukkan gejala-gejala purging. Sebaliknya, wajah saya terlihat lebih cerah dan bekas jerawat memudar. Hal yang paling saya suka adalah, kulit wajah saya terasa lebih kenyal. Akan tetapi, saya belum merasakan efek serum ini yang katanya juga bisa mengurangi kerutan. Mungkin butuh waktu ya untuk melihat hasilnya.

Dengan harga yang terjangkau, kedua produk dari Ozora ini sangat recommended. Meskipun efeknya ga terlihat dengan cepat, namun dengan bahan alaminya, produk ini membuat saya tenang dan senang memakainya. Apalagi mengingat bahwa Ozora ini adalah produk lokal. 


Buat kamu yang pengen nyobain Ozora Skincare, kamu bisa kunjungi akun mereka untuk info lebih lanjut :
instagram: @ozoraskincare

Semoga review ini bisa membantu temen-temen yang lagi bingung untuk memilih essence dan serum yang aman dan halal.

Wednesday, 20 March 2019

Hotel Review - EST Alila Bangsar, Kuala Lumpur


Foto diambil dari jembatan penghubung dengan LRT Station
Jika saya akan berlibur dengan keluarga, untuk urusan akomodasi akan saya cari sejak berbulan-bulan sebelum keberangkatan. Biasanya, minimal tiga bulan sebelum tanggal rencana kami liburan. Proses pencariannya pun bisa sebulan loh. Saya selalu cari yang benar-benar sesuai dengan budget dan kebutuhan kami sekeluarga.

Seperti saat liburan ke Kuala Lumpur tahun lalu, saya membuat beberapa kriteria untuk akomodasi yang saya cari, karna ini kali pertama ke KL bawa Dejas (umur 1,5 tahun). Oh ya, sebenernya saya ingin mencoba menggunakan airbnb, namun ga jadi karna sistem pembayaran yang hanya bisa menggunakan kartu kredit. Saya juga belum ngerti banget dengan aplikasi tersebut.

Akhirnya saya tetep mencari lewat situs online booking kesayangan, yaitu Agoda. Saat ini kita bukan hanya bisa cari hotel di Agoda, tapi juga Apartment ataupun Guesthouse dengan pilihan cara pembayaran dan proses booking yang anti ribet.

Baca cerita hari sebelumnya :

Liburan Hemat dan Ramah Anak ke Kuala Lumpur (2) - Explore Genting Highland


Kriteria yang saya cari saat itu  :
  1. Kapasitas kamar untuk dua orang dewasa dan dua orang anak. Minimal ada satu kingbed atau dua twinbed, ditambah satu sofa atau sofabed.
  2. Space kamar luas, lebih dari 40 meter persegi (Iyah bener, saya selalu cek luas kamar kalo mo cari hotel. Karna ini ngaruh banget untuk kenyamanan. terutama kalo bawa krucils).
  3. Ada dapur yang dilengkapi kompor dan alat masak. Biasanya ada apartment or hotel yang dilengkapi dapur, tapi hanya ada microwave doang. Saya butuhnya kompor demi menghemat budget makan.
  4. Ada mesin cuci, karna saya hanya bakal bawa baju satu koper ukuran kabin untuk pakaian berempat selama liburan. Ini biar ga sewa bagasi ya. Kan mayan uangnya bisa buat yang lain. Sebenernya kita dapet jatah 3 koper kabin, karna beli tiket pesawatnya buat bertiga. Tapi karna kita juga bawa stroller, paling praktis hanya bawa satu koper aja. Jadi pembagian tugas geret kopernya gampang.
  5. Bersih dan nyaman.
  6. Deket dari KL Sentral biar gampang kemana-mana dan ga nyasar pas nyari hotel kaya waktu pas pertama travelling ma suami wkwkkwkwk
  7. Budget maks 500rb semalem. Gileee yah udah mah kepengennya banyak, tapi budget cuma segitu. 500rb di bandung aja paling dapet hotel bintang tiga yekan.
Pencarian pun dimulai sejak 6 bulan sebelum liburan. Dan akhirnya saya menemukan secercah harapan. Saya menemukan apartemen yang sesuai keinginan dan sesuai budget, yaitu EST Alila Bangsar yang terbilang masih baru....Tapi sayangnya, saya tidak menemukan review dari apartment ini dimana-mana. Paling hanya ada sedikit review di tripadvisor yang kalo ga salah hanya ada tiga review yang saya temukan. Dan ketiganya dari warga lokal yang mempermasalahkan parkiran. Tapi kan saya mah ga butuh parkiran kan :-D

Dari kriteria yang saya punya, tempat ini memenuhi semuanya. Akhirnya saya melakukan pemesanan kamar di EST Alila Bangsar dengan tipe kamar Deluxe Studio Unit seharga 500rb semalam.

Lokasi
Tepat diarea parkiran apartment, ada pintu yang langsung menuju jembatan penyebrangan penghubung Alila Bangsar dan LRT Station Bangsar. Di LRT Station ini tersedia mesin ATM, minimarket, penjual buah-buahan, roti, dan lain-lain. Hal ini memudahkan kita kalo mau beli air minum atau jajanan untuk anak-anak. Bahkan stok buah dan mie instant pun kita tinggal beli disini. 

Oh ya, karna waktu itu saya sekalian buka jastip aka jasa titip barang yang taunya tetiba pemesannya banyak, akhirnya saya mencoba mengambil mata uang ringgit menggunakan kartu ATM Mandiri saya, di mesin ATM yang tersedia. Kursnya malah lebih bagus dibandingkan kurs di money changer. Biaya pengambilan uangnya kalo ga salah antara Rp. 20.000 - Rp. 25.000.

LRT Bangsar ini jaraknya hanya satu stop dari KL Sentral. Pokonya enak banget karena kemana-mana lebih gampang dibanding waktu saya menginap di kawasan Bukit Bintang beberapa tahun yang lalu.

Proses Check In
Karena ini bukan hotel, jadi proses check in aga sedikit berbeda. Setelah saya melakukan proses booking via Agoda, pihak apartment langsung melakukan konfirmasi pemesanan saya. Hal ini membuat hati saya lebih tenang tanpa khawatir ada masalah saat akan check in. 

Sehari sebelum tanggal menginap, saya di WA oleh salah satu marketing apartment. Sebut saja namanya "Mr.D". Saya banyak nanya ke Mr.D ini dari mulai fasilitas kamar, deposit yang harus disiapkan, hingga meyakinkan kapan saya bisa mulai check in. Mr.D menjawab semua pertanyaan saya dengan jelas dan sabar :-D

Saat hari H kami menginap, saya menghubungi Mr.D untuk menanyakan apakah saya bisa check in lebih cepat, yaitu jam 1 siang. Mr.D mengiyakan dan memberi instruksi ke saya berupa info nomor kamar yang akan kami tempati. Selanjutnya saya check in di resepsionis sekaligus menyerahkan data-data saya sekeluarga.

Setelah saya tiba di lokasi Alila Bangsar, saya langsung menuju resepsionis sesuai arahan Mr.D. Selanjutnya saya dipersilahkan menunggu kedatangan Mr.D di lobby. Deposit yang ditetapkan adalah sebesar 300RM dan dapat diambil kembali saat check out. Saya menyerahkan uang tersebut ke Mr.D untuk kemudian ditukar dengan access card dan password untuk masuk ke kamar. Kami mendapatkan kamar di lantai 12 kamar 19.
Area Check In

Fasilitas Kamar
Saat pertama kali membuka pintu kamar, kami sekeluarga sangat senang. Kamar yang kemi tempati sangat bersih dan luas. Kamar ini memiliki beberapa ruangan dengan fasilitas lengkap, yaitu :
  • Kamar Mandi Shower dengan toiletries yang lengkap. Ga perlu repot bawa handuk, sampo, sabun dan kawan-kawannya. Semua udah tersedia disini dengan kualitas yang baik. Di depan kamar mandi ada rak penyimpanan sepatu, lalu juga tersedia lemari yang cukup besar untuk menyimpan koper dan barang-barang lainnya.
  • Dapur yang luas dengan peralatan masak yang lengkap. Ada kompor, microwave, rice cooker, kulkas besar, area cuci piring, panci, teflon, dan peralatan makan yang lengkap dan bagus.
  • Area makan yang nyaman, dilengkapi dengan meja makan besar sehingga ga perlu sempit-sempitan kalo makan sekeluarga.
  • Area TV dilengkapi dengan dua sofa besar yang salah satunya adalah sofabed. TV nya dilengkapi dengan akses internet dan TV kabel. Lumayan lah bisa youtubean :-D
  • Area Balkon yang luas dan aman. View dari balkon ini sangat menarik. Kita bisa melihat kota KL dan juga kereta-kereta yang hilir mudik karena letaknya yang dekat dengan LRT Station.
  • Area mencuci yang ada di balkon yang dilengkapi dengan mesin cuci canggih dan jemuran portable. Ah ini kesukaan emak banget deh. Nyuci sambil mandang lampu-lampu gedung di KL di malam hari hehehhe.
  • Area tidur yang terletak di lantai 2. Terdiri dari satu kingbed size yang empuk dan nyaman namun areanya terbuka dan kurang aman buat anak-anak. Karna waktu itu anak-anak lagi masanya ga bisa diem, saya putuskan untuk saya dan anak-anak tidur menggunakan sofabed di area TV. Ayahnya tidur sendiri di lantai 2. Firasat saya tepat karena terbukti Dejas sempet terjatuh saat tidur di sofa bed.

Area TV dari arah dapur
Area favorit emak
Area dapur dan makan. Tangga disamping menuju area tidur.
ruang cuci
Fasilitas Hotel 
Kami sengaja tidak memesan paket breakfast di hotel ini. Ada kekhawatiran soal kehalalan makanannya. Jadi untuk sarapan, biasanya saya masak sendiri untuk keluarga. 

Kolam renang ada di lantai 40. Kami sempat melihat-lihat area kolam renang yang ternyata keren banget walaupun ga begitu besar. Sayangnya, karna jadwal yang padat (halah), kami ga sempat mencoba fasilitas ini. 

Di lantai yang sama juga disediakan fasilitas Gym yang lagi-lagi tidak kami coba.

Check Out
Malam sebelum check out, Mr.D bertanya kepada saya mengenai jam berapa saya akan pulang keesokan harinya. Waktu itu saya merencanakan checkout jam 8 pagi, karena kebetulan jadwal penerbangan pulang di siang harinya. Mungkin karena jam 8 pagi disana belum terang betul, Mr. D minta untuk pengembalian uang depositnya dia transfer ke kartu kredit saja. Tentu saya tolak karena saya ga punya kartu kredit hehe.

Akhirnya ga lama kemudian, ada seseorang yang datang. Waktu itu sudah jam 10 malam. Ternyata itu adalah rekannya Mr. D yang diminta untuk mengembalikan uang deposit saya lebih cepat. Seneng sih, Mr.D inisiatif sendiri tanpa saya harus menanyakan uang deposit yang ingin saya ambil.

Ada sedikit cerita tidak mengenakkan. Di malam pertama saya menginap, saya mendengar seperti ada suara orang memainkan koin di area dapur. Suaranya begitu jelas dari tempat saya tidur bersama anak-anak, yaitu di area TV. Suaranya terdengar berkali-kali. Saya sempat ketakutan karena ini pengalaman pertama (dan terakhir ) saya

Di malam kedua, saya dan suami ga bisa tidur sampai jam 3 pagi. Di atas kamar banyak suara berisik seperti orang sedang renovasi. Mungkin kah benerin kamar tengah malam?

Di hari terakhir, teman saya juga mengalami hal yang aneh. Dia kesasar ke lantai 13 (di Indonesia ga ada yah lantai 13), padahal yakin menekan angka 12 di lift, dan mencoba membuka pintu kamar 19 yang tepat berada di atas kamar kami. Kamar tersebut sepertinya kosong tanpa penghuni.

Akhirnya saya bertanya ke Mr.D mengenai hal ini sesampainya saya di Indonesia : 
"Mr. D, thank you for the service, my family and I were happy to stay there. I wonder, is it right above my room that there is a room repair? because on my second night there, it sounded very noisy from above the room until 3 am.. 
Dan Mr. D baru jawab 4 jam setelah dia read chat saya  :
"Ok welcome yes got a construction"
Singkat dan janggal hehehe.

Secara keseluruhan. saya sangat merekomendasikan apartment ini. Karna fasilitasnya lengkap, dengan harga yang masuk akal. Ditambah lagi lokasi yang sangat strategis. Walaupun saya mengalami hal "aneh", tapi kalo ke Kuala Lumpur lagi, saya pasti akan menginap disini lagi.
Duduk santai di balkon
View dari kamar