Tuesday, 12 February 2019

Liburan Hemat dan Ramah Anak ke Kuala Lumpur (3) - Kemana aja di Genting?


Tulisan ini adalah kelanjutan dari cerita pengalaman saya sekeluarga, saat berlibur di Kuala Lumpur tahun 2018 kemarin. Kelamaan yak updatenya? Maafkan karna mood nulis emang sering ilang timbul belakangan ini. Tapi saya berusaha untuk membuat tulisan yang seinformatif mungkin, sehingga bisa bermanfaat sampai kapanpun dan ga akan pernah basi...tsahhh....

Itinerary dan persiapan liburannya ada di sini :
Sebelumnya saya akan menjelaskan kembali sedikit tentang Genting ini. Jadi si Genting Highland ini bisa dicapai menggunakan Bis dari KL Sentral (pusat public tranportation Kuala Lumpur) atau dari Bandara Kuala Lumpur (KLIA). Lama perjalanan sekitar satu sampe dua jam. Kuala Lumpur juga suka macet shayyy. Nah Bis ini akan berhenti di Awana Station. Dari Awana Station, kita bisa lanjut menggunakan SkyWay atau Gondola yang akan berjalan di ketinggian membelah bukit. Siap-siap antimo buat yang mabokan ya.

Jadi, saya melewati perjalanan yang cukup mencekam menggunakan SkyWay ini, saat baru tiba di Genting. Bisa dibaca di cerita saya sebelumnya :

Liburan Hemat dan Ramah Anak ke Kuala Lumpur (2) - Explore Genting Highland


Alhamdulillah kami semua akhirnya tiba di SkyAvenue Station yang merupakan pemberhentian terakhir SkyWay tersebut dengan selamat. Meskipun kaki masih gemeteran dan jantung berdebar.

Ekspresi pas pertama mo naik SkyWay, gatau kalo bakal sangat menantang. Begitu turun mukanya ga sumringah kaya gini lagi wkkwkwkw

View dari dalam SkyWay malam hari, bener-bener gelap gulita
SkyAvenue Station ini terhubung dengan SkyAvenue Mall yang juga terhubung dengan First World Hotel tempat kami menginap malam itu. Dari Stationnya, kami berjalan cukup jauh menuju hotel kami itu. Namun karna jalannya di dalam mall, capenya ga berasa. Apalagi setiap beberapa menit, akan ada pertunjukan di area mall. Jadi dikit-dikit kami berhenti untuk menikmati pertunjukan dan foto-foto.

Waktu menunjukkan pukul 8 malam, pantesan perut udah keroncongan dan kepala keleyengan. Akhirnya kami putuskan untuk cari makan dulu, sambil menuju hotel. Banyak sekali pilihan makanan di dalam mall tersebut. Namun karna ga tau harga dan kehalalan beberapa restoran, akhirnya kami putuskan makan di Texas aja. Jauh-jauh ke Malaysia makannya fast food hehehe. Ini pilihan paling aman sih buat perut dan budget. Oh ya, pajak resto di sana cuma 6%. Jadi berasa seneng aja gitu makan pajaknya segitu :-D Menu Texasnya berasa lebih enak dilidah saya. Kaya lebih seger dan berempah. Atau mungkin karna malem itu saya udah terlalu lapar kali yak, jadi berasa apapun enak. Total makan berempat sekitar 100rb kalo dirupiahin.

Setalah makan, kami lanjut berjalan menuju lobby First World Hotel tempat kami menginap. Saya pilih hotel ini karna merupakan hotel terbesar didunia, yang mempunyai sekitar 2000 kamar. Rate yang saya dapat untuk 2 malam adalah kurang dari 800rb untuk kamar deluxe. Saya booking sekitar 8 bulan sebelum berangkat, jadi bisa dapet rate lebih murah.

Lobby hotel ini sangat luas, berjejer banyak counter checkin baik secara mandiri maupun manual. Yaps kita bisa melakukan check ini secara mandiri alias langsung menggunakan mesin yg disediakan untuk mendapatkan kunci kamar. Pada saat itu, ada petugas hotel yang membantu kami melakukan check ini di mesin tersebut. Tinggal masukkan kode voucher dan scan paspor, lalu kami bisa mendapatkan kunci kamar.

Mesin Self Check In Hotel

Hotel ini sangatttttttt besar, yapss 2000 kamar kebayang kan luasnya? Ada beberapa tower sesuai no kamar yang kita dapatkan. Kebetulan saya mendapatkan kamar di tower 3. Sedangkan teman saya sekeluarga mendpatkan kamar di tower dua.

Tadinya saya ingin membuat review hotel ini secara terpisah, tapi apa daya saya sama sekali ga foto-foto di dalem kamar. Padahal saya menginap dua malam disana. Kalo yang liburan bawa krucils mungkin tau rasa rempongnya sampe ga sempet foto-foto :-D

Di dekat lobby hotel banyak spot foto menarik

Secara keseluruhan. menginap di First World Hotel merupakan pengalaman luar biasa. Dari mulai akses menuju hotel yang harus menggunakan SkyWay. Bisa sih pake bis yang biasa tapi jalannya berkelok-kelok dan banyak tikungan tajam. Kalo beruntung seperti teman saya, dia mendapatkan kamar dengan view ke jalanan bukit yang sangat indah. Kalo saya, dapet viewnya ke bangunan lain. Mungkin tentang view ini bisa jadi special request saat booking kamar. 

Kamarnya cukup luas dan bersih. Walaupun tanpa AC, udaranya sangat dingin melebihi udara di Puncak. Disediakan pemanas air dan kelengkapan standar kamar lainnya. Dengan rate sekitar 400rban, hotel ini saya rekomendasikan untuk temen-temen yang akan mengunjungi Genting. Bookingnya dimana? Tentu aja di agoda dong. Situs booking kesayangan saya. Untuk lebih mudah cari tau tentang rate hotel ini, bisa klik gambar dibawah ini ya :

Bangunan First World Hotel
Kami beristirahat dengan nyaman di hotel tersebut. Sampe ga kerasa tau-tau udah pagi. Kalo ga inget lagi liburan, ingin rasanya tetep selimutan di kamar menikmati udara dingin ditemani gorengan hangat. Tapi berhubung ga ada tukang gorengan, kami bergegas siap-siap ke tujuan kami berikutnya sekitar pukul 9 pagi. Oh ya tujuan kami pagi itu adalah Chin Swee Temple yang masih berada di area Genting.

View dari kamar teman saya seindah ini

Chin Swee Temple 
Tujuan utama kami ke Genting Highland ini adalah Chin Swee Temple. Kenapa saya masukan temple ini ke itinerary? Karna lokasinya yang gampang dijangkau dan tersedianya shuttle bus gratis tepat  dari lobby hotel kami. Selain itu, tiket masuknya juga gratis. Sebagai mamak-mamak bijaksana, yang gratis kaya gini harus banget dikunjungi.

Nah karna saat kami ketinggalan shuttle bus gratis dan harus menunggu sekitar sejam untuk bus berikutnya, akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan SkyWay lagi menuju temple. Jaraknya cukup dekat. Kami juga penasaran sensasi naik SkyWay di pagi hari. Karna sebelumnya, kami naik SkyWay saat kondisi langit sudah gelap.

Didalam SkyWay pagi hari

Pemandangan dari SkyWay di Pagi hari

Ternyata, naik SkyWay di pagi hari dengan langit yang terang lebih bikin olahraga jantung. Karna sejauh mata memandang, kami hanya melihat hutan jauh dibawah kami. Terdengar suara-suara monyet dan burung dari hutan di bawah kami. Untungnya perjalanan hanya sekitar 10 menit, tapi tetap saja isi perut serasa diaduk-aduk :-D

Setelah sampai di station SkyWay di kawasan kuil ini, kita tinggal berjalan menuruni bukit. jangan khawatir, karna selain tangga, juga disediakan eskalator. Kebayang ga? ada eskalator untuk menuruni bukit. Jadi ga cape cape amat walopun sambil bawa anak-anak.

Foto berdua dulu begitu turun dari SkyWay mumpung krucils pada anteng
Chin Swee Cave Temple ini dibangun pada tahun 1975 di atas sebuah lahan hutan berbatu spada ketinggian 4600 mdpl. Lim Goh Tong seorang pengusaha yang mengembangkan Genting Highland Resort, mulai membangun kuil ini setelah pembangunan kasino-nya selesai. Ia mendonasikan tanahnya dan mengajak teman-temannya beserta keturunan keluarga dari Penglai, provinsi Fujian, China untuk ikut membantu pembangunan kuil ini.

Hal pertama yang saya rasakan saat tiba di tempat ini adalah kagum. Karna meskipun gratis, kawasan kuil ini sangat sangat bersih. Dibangun dengan sangat indah dan nyaman. Ada air terjun di salah satu sisi temboknya yang bisa dipake buat sedikit ngadem, karna cuaca memang panas. Pemandangan dari atas kuil sangat indah. Ah pokonya susah dijelasin pake kata-kata. Intinya, saya merasa sangat rileks saat melihat pemandangan dan menghirup udara disana.

Anak-anak juga sangat senang. Mereka bebas berlari dan bemain. Saya ga khawatir juga ngebiarin anak-anak main, karna tempatnya benar-benar aman dan nyaman. Dan sekali lagi saya tegasin, semua ini GRATIS. Setelah puas bermain dan berfoto, kami kembali menuju hotel dengan menggunakan shuttle bus gratis.























Pemandangan dari atas kuil




Bis gratis untuk kembali ke hotel
Setelah dari Chin Swee Temple, kami mengitari SkyAvenue Mall sampai sore. Sampai akhirnya kami kembali beristirahat di kamar hotel. Jadwal kami selanjutnya adalah acara bebas. Teman saya dan keluarganya, mereka mengeksplore First World Shopping Mall yang sangat luas. Sedangkan saya sekeluarga hanya lenje-lenje bermalas-malasan di kamar.

Sebenernya masih banyak yang bisa di eksplor di Genting ini. Ada Colmar Tropicale yang merupakan desa bergaya Perancis. Juga banyak wahana-wahana permainan di dalam mallnya. Tapi karna waktu itu Dejas masih berumur setahun lebih dikit, kami putuskan untuk tidak membuat jadwal perjalanan yang terlalu padat.

Keesokan paginya, kami checkout dari hotel tersebut. Cara checkoutnya sangat mudah, kita tinggal memasukkan kartu akses ke kamar ke dalam kotak yang sudah disediakan.

Mesin Check Out
Kami sekeluarga menggunakan SkyWay lagi dan dilanjut dengan bus untuk menuju Kuala Lumpur. Sedangkan teman saya dan keluarganya menggunakan bus yang langsung menuju Singapura. Oh ya, bus dari Genting ke Singapura ini menurut saya sangat murah, hanya kurang dari 200rb rupiah dengan lama perjalanan sekitar 8 jam.

Bersambung ke 
Liburan Hemat dan Ramah Anak ke Kuala Lumpur (4) - Eksplor Kuala Lumpur (soon)

19 comments:

Afifah Haq said...

Seru banget tehh.. Kayanya nanti kalau ke KL lagi aku harus nyobain ke genting dan nginep di hotel ini. Teh, ada video cara check in mandiri nya engga? Aku tu suka takut salah kalau pake mesin gitu. *padahal anak mesin* haha

Anisa Firdausi said...

Sejujurnya belum pernah ke sini. Hatur nuhun teh sharingnya, bisa jadi referensi kl ke sana..

yesi haerunisa said...

Liburan sambil ngasuh dan sekalian ngumpulin bahan tulisan sungguh pekerjaan luar biasa. I feel you teh hihi Makasi udah sharing semua infonya ya teh semoga satu hari bisa liburan ke Malaysia juga hihi

Nia Haryanto said...

Wah seru tuh naik kereta gantung. Anak-anak pasti exciting campur takut. Emaknya juga kayaknya. :D

Mega Kartiwan said...

Ahhh seru nih liburan di KL nya. Mudah2an yah bisa nyusul keseruannya. Btw hotelnya pun reference banget nih murce yah dan super simple check in dan check out ya. Btw naek sky way ga deg2an?

Bioeti said...

Jadi keingetan, ada teman yang sedang study dan minta dijengukin. Sekalian ngebolang dan nengok2 Pagoda. TFS

Irra Octaviany said...

Seru banget nih liburan ke KL. Punya rencana juga nih pengen jalan-jalan ke sini. Semoga dikasih rejeki. Amin

Sintha Novia Putri said...

Jadi ngebayangin naik sky way pasti asik dan menegangkan ya teh,seru banget bisa travelling bareng keluarga nih hihi

Tachacantik said...

wah seru nih liburan ke KL..
oleh olehnya mana teh wkwk

Grandys said...

Oh kuil Chin Swee ini very recomended banget ya teh buat d kunjungin. Aku duka baca ITIN nya ini, lanjutin lagi yaa

Melina Sekarsari said...

Kepengen juga deh ajak anak-anak kesini. Berarti dari Jakarta penerbangannya tetap ke Kuala Lumpur ya, Mbak, lalu lanjut naik bus? Kalau busnya sendiri pembayarannya seperti apa, sih? Perlu membeli tiket online dari Indonesia jugakah? Bisa untuk pp sekalian?

revina kreasidya said...

Yap betul mba, sampe KL lanjut bus ke genting. Tiketnya beli on the spot mba.. Gampang dan nyaman 😉

revina kreasidya said...

Ga sempet videoin uy teh, sangking shock pas perjalanan pake skyway kena ujannya 😂😂😂

revina kreasidya said...

Awalnya under estimate sih pas mo kesini. Tp ternyata seruuuuu

revina kreasidya said...

Sambil menyelam minum air teh 😂

revina kreasidya said...

Anak2 malah keliatan tenang teh...emak bapaknya yg deg2an 😂

revina kreasidya said...

Deg2an karna pas pertama naik tuh udah gelap n ujannnn shayyy

revina kreasidya said...

Iya tha...cuss hunting promoannn

revina kreasidya said...

Udah keburu abis shayyy 😁😁