Monday, 14 October 2019

Cara Mudah bikin Hidup Lebih Mudah

Weekend kemaren, tepatnya Minggu, 29 September 2019, saya beserta suami dan anak-anak hadir di event Baby Bash 2019. Event ini diselenggarakan di Hotel 101 Surya Kencana, Bogor. Ini pengalaman pertama kami datang ke event rutinnya the Asian Parent Indonesia. Meskipun jauh-jauh datang dari Bandung, tapi saya sangat antusias. Tema kali ini adalah “Kids Milestones” yang sesuai banget sama kebutuhan saya saat ini yang mempunyai batita.

Selain playdate bareng ayah, bunda, dan baby lainnya, event ini menyajikan rangkaian talkshow yang edukatif, berkaitan dengan perkembangan anak usia 1-3 tahun. Sebagai seorang ibu, saya selalu haus untuk mencari tau segala sesuatu tentang parenting, baik lewat buku, internet ataupun event-event parenting. Saat ayah bundanya sedang serius mengikuti talkshow dan games, anak-anak bisa playdate di area yang sudah disediakan.
Anak yang sehat bukan hanya dilihat dari tinggi dan besarnya fisik, ataupun kemampuan motorik kasarnya di usia bayi. Anak sehat juga harus diperhatikan perkembangan otak dan emosinya. Semuanya itu harus sesuai dengan milestones di usianya. Nah, di event ini, kita mendapatkan segudang ilmu dari beraneka topik talkshow yang berkaitan dengan itu semua.  
Ada satu talkshow yang paling menarik bagi saya, yaitu : "Get Your Day Easier with Ariston". Talkshow ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu dokter, mom influencer, dan pihak brand Ariston itu sendiri.
Dokter memaparkan tentang perawatan kulit bayi yang bertujuan agar kulit bayi selalu sehat dan mencegah/mengurangi iritasi. Saya jadi teringat masa-masa De Jasmine masih berumur 2 mingguan. Kulitnya iritasi di bagian muka, sangat kering dan beruntusan parah. Waktu itu saya ga mau panik dan mencoba untuk tenang. Saya banyak cari tau tentang cara mengatasinya melalui internet. Dan hasilnya, bukan merk lotion atau salep yang saya dapatkan, tapi mengatasinya dengan cara mandi. Yah, akhirnya saya rutin menyeka baby Jasmine, terutama dibagian yang iritasi.

Permasalahan ga hanya sampai disini. Diumur De Jasmine setelah 6 bulan sampai 1 tahunan, bagian dada dan punggungnya sering banget sangat kering hingga seperti bersisik. Panik dan greget dong pasti. Karna dulu kakanya ga pernah mengalami masalah seperti itu. Akhirnya saya mencoba mengobatinya dengan berbagai oil, lotion, ataupun cream. Dari situ saya menyadari, mungkin cara saya memandikan De Jasmine yang belum tepat. 


Ternyata, menurut dokter di talkshow tersebut, mandi itu terdiri dari tiga tahap, yaitu :
1. Membersihkan wajah, badan, rambut dan kulit kepala.
2. Melembabkan, mengembalikan kembali kelembaban kulit bayi.
3. Proteksi, bisa menggunakan sun protection, diaper rash cream, dll.


Kulit bayi 40-60% lebih tipis dibandingkan kulit dewasa. Secara anatomi dan fisiologinya pun berbeda. Selain itu, kondisi lingkungan juga mempengaruhi, apakah basah namun steril atau kering namun kotor. Itu sebabnya kulit bayi membutuhkan perawatan dan perhatian khusus.

Cara memandikan bayipun ternyata ga sembarangan. Bayi yang baru lahir, tidak boleh langsung dimandikan, harus menunggu dua sampe empat jam sampai tanda vital pada bayi terlihat stabil. Jika bayi mandi berendam, jumlah air harus cukup, sehinga seluruh tubuh bayi terendam. Hal ini dapat menjaga pengaturan suhu dan mengurangi evaporasi. Suhu air yang digunakan adalah sesuai suhu tubuh, yaitu 36-37 derajat Celsius. Dan ini harus diukur dengan tepat.

Inilah kesalahan saya dalam memandikan De Jasmine selama ini, suhu tidak pernah terukur, dan jumlah air mandi yang ga menutupi tubuhnya saat berendam.

Kalo boleh cerita, peran saya sebagai wanita bekerja memang kadang memaksa saya untuk menurunkan standar sempurna dalam beberapa hal. Setiap subuh, harus bangun pagi lalu masak untuk sekeluarga. Saya menggunakan kompor dua tungku, sehingga waktu untuk memasak air mandi menjadi terbatas. Terbagi dengan waktu memasak. Kompornya gantian lah intinya. Sedangkan, yang harus mandi air hangat tiap pagi itu bukan hanya De Jasmine, tapi juga kakanya yang mau bersekolah. Itulah sebabnya kadang saya tidak memasak air sampai mendidih.


Setelah mendengarkan talkshow "Get Your Day Easier with Ariston", saya lalu berpikir bahwa hidup saya memang bisa lebih mudah jika menggunakan pemanas air. Saya bisa menghemat banyak waktu dan tenaga. Selain itu, saya baru tau tentang produk Pemanas Air dari Ariston yang ternyata bisa disetting suhunya sesuai kebutuhan, serta hemat energi listrik. Ada produk yang daya listriknya mulai dari 350 watt. Solusi banget buat masalah saya saat ini.

Berkenalan dengan Ariston sendiri, ternyata brand ini sudah berpengalaman selama 85 tahun di dunia dan 30 tahun di Indonesia. Ariston menguasai 80% pasar pemanas air di Indonesia. Jadi bisa dikatakan 8 dari 10 pengguna water heater memilih Ariston. Ariston merupakan brand water heater dengan rangkaian produk paling lengkap di Indonesia, mulai dari pemanas air listrik, gas, solar dan heatpump. Produk Ariston dilengkapi teknologi canggih terkini dan design inovatif. Tujuannya agar pemakainya dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan sehingga hari-harinya menjadi lebih menyenangkan.

Kenyamanan yang dibutuhkan seseorang, akan berbeda tergantung dari negara, tempat, dan kebutuhan pribadi setiap orang. Bukan hanya tentang kehangatan, tapi juga tentang fisik dan mental yang dapat mempengaruhi tingkat kenyamanan itu sendiri. Setiap tahunnya, tim peniliti international bekerja di Greenland untuk mempelajari dampak perubahan iklim. Namun keadaan kutub yang ekstrem sering kali menjadi kendala bagi mereka bekerja.

By the way, sebagai bukti nyata kualitas produk Ariston, mereka mengadakan kampanye global bertajuk Ariston Comfort Challenge. Ariston mengakui pentingnya memberikan kenyamanan kepada orang-orang yang berjuang untuk menghadapi isu terpenting abad ini, yaitu Perubahan Iklim. Ariston membangung tempat tinggal yang nyaman bagi mereka para peneliti itu agar dapat terus maju untuk melanjutkan penelitiannya. Setiap misi juga merupakan tes pengujian untuk produk Ariston, yang terbukti dapat bekerja pada kondisi yang paling ekstrem.

Keunggulan lainnya dari produk Ariston :
1.Ketahanan produk : Dengan teknologi unggulan yang berkualitas, dapat mencegah kebocoran. Serta alat pemanas dengan bahan terbaik yang tahan lama, fleksibel dan tahan karat. 
2.Keamanan penggunaan : Memutus listrik dari unit water heater ketika terjadi arus bocor serta melindungi dari pemanasan berlebih.
3.Kenyamanan : Pengaturan suhu yang akurat dan terkontrol, sehingga listrik lebih efisien. Suhu air tetap stabil disertai penggunaan yang mudah.


Nah, Ariston ini menawarkan banyak tipe produk dengan keunggulan masing-masing. Kita dapat pilih sesuai kebutuhan.

Beberapa produk dari Ariston yang sesuai dengan kebutuhan keluarga saya diantaranya adalah :

1. SLIM 20 dan 30 DL
Memiliki ukuran yang cukup slim sehingga hemat ruang, dengan volume 20 dan 30 Liter dan hanya membutuhkan daya listrik sebesar 350 watt. Perawatannya mudah dan dilengkapi indicator.

2. Andris Lux
Made in Italy, dengan design terbaru yang elegan serta aksesoris dengan kualitas terbaik. Dilengkapi dengan elemen pemanas Enamel yang fleksibel sehingga berfungsi lebih tahan lama. Selain itu, juga memiliki teknologi Flexomix yang merupakan teknologi baru terhadap perubahan pada pipa air masuk. Cocok baik untuk tekanan air tinggi maupun rendah 

3. ANDRIS RS / R
Memiliki elemen pemanas berbahan tembaga yang dilengkapi dengan perangkat keamanan ELCB serta thermostat yang lebih akurat. Lampu indicator yang akan menyala pada saat suhu yang diinginkan sudah tercapai. Bebas rasa khawatir dengan Total Safety System (TSS).

Selain itu, Ariston juga memiliki produk berkapasitas besar mulai dari 50 sampai 500 liter. 

4.  Ariston Fast R
Produk ini dilengkapi dengan teknologi 2 Pin untuk menghasikan waktu pemanasan yang cepat, dan juga dilengkapi dengan fitur keamanan tambahan yang mampu mencegah nyala api ketika tidak ada aliran air. Selain itu juga dapat mematikan unit pemanas air secara otomatis ketika suhu air terlalu tinggi dan menghentikan aliran gas secara otomatis saat tidak ada api, untuk mencegah kebocoran gas. Nah, Fast R ini bahkan dapat bekerja menghasilkan air panas meskipun dalam tekanan rendah loh, karena teknologi 2 Pin mampu memanaskan air secara cepat, namun tetap aman. 
Masih banyak produk-produk pemanas air Ariston lainnya berjenis Electric Instant maupun Gas Instant yang dapat dilihat di website Ariston Indonesia.  
Untuk saya pribadi, keuntungan jika saya menggunakan water heater dari Ariston ini adalah :
1. Irit waktu dalam menyediakan air mandi untuk anak-anak
2. Relaksasi setelah seharian bekerja bisa kapan saja
3. Hemat penggunaan listrik
4. Suhu air yang tepat
5. Aman.
 
Jadi, ternyata membuat hidup lebih mudah itu banyak caranya. Salah satunya dengan menggunakan produk yang tepat untuk membantu rutinitas sehari-hari.

Oh iya moms, buat moms yang mau mendapatkan satu unit Ariston Slim 20 L bisa ikutan Blog Writing Competition yang diadakan oleh Ariston dari tanggal 29 September – 18 Oktober 2019. Caranya, kamu cukup buat tulisan yang menceritakan pengalaman paling berkesan saat menghadiri acara The AsianParent Baby Bash 2019, lalu jangan lupa masukan juga informasi mengenai manfaat mandi air hangat bagi keluarga dan si kecil yaa. Yuk, submit tulisan kalian ke wulan@vectorgroup.co.id! Jangan sampai kelewat ya!

Friday, 27 September 2019

What's Inside My Makeup Pouch


Setelah bulan kemaren aku libur dulu, bulan ini aku bisa kembali collab bareng temen-temen dari Bandung Hijab Blogger. Tema kali ini adalah "What’s Inside My Makeup Pouch". 

Walaupun perbiutian bukan hal yang aku bener-bener kuasai, tapi tema ini sesuai dengan pertanyaan yang sering orang tanyain ke aku. Kalo untuk ngantor sehari-hari, aku tuh ga pernah bawa makeup apapun. Ga pernah touch up sama sekali. Kecuali, aku ada rencana pergi sepulang kerja.

Makeup Pouch yang aku punya, biasanya aku bawa kalo lagi travelling ataupun staycation aja. Isinya adalah produk-produk yang biasa aku pake sehari-hari, tapi versi yang lebih praktis dan simple. Nah ini yang sering jadi pertanyaan, bawa make up apa aja sih kalo aku lagi travelling?
1. Facial Cleansing Wipes
Kalo lagi ga tidur dirumah, aku selalu pake cleansing wipes aja untuk bersihin make up. Selanjutnya dibersihkan menggunakan face wash. Nah jadi produk ini bakal selalu ada di Makeup Pouch aku. 

2. Sunscreen
Nah, sunscreen ini ga boleh sampe ketinggalan, apalagi kalo mau travelling. Biar wajah selalu terjaga dari paparan sinar matahari. Favorit aku adalah Biore UV Aqua Rich yang pernah aku review disini :

3. Pelembab
Semenjak hasil skin check menyatakan bahwa tipe kulit wajah aku relatif kering, aku ga pernah lupa pake pelembab. Beda banget sama saat aku merasa kulit aku berminyak, pelembab biasanya jadi produk yang aku skip. 

Aku selalu siapin pelembab yang travel size. Menurut aku, bawa produk travel size gini lebih baik dan higienis daripada memindahkan sebagian isi produk ke wadah yang lebih kecil.
4. Cushion dan Face Powder
Biar ga banyak produk yang dibawa dalam pouch, biasanya untuk wajah, aku hanya bawa cushion dan face powder. Kebetulan, kedua produk ini lah yang aku pake sehari-hari untuk ngantor. Foundation hanya aku gunakan untuk acara-acara khusus.

5. Concealer
Sebagai mantan pejuang acne, aku harus selalu punya concealer untuk menutup bekas-bekas jerawat yang masih belum hilang. Nah belakangan ini, aku lagi suka banget sama stick concealer giordani dari oriflame. Shadenya, teksturnya, kemudahan penggunaannya berhasil membuat aku berpaling dari boi-ing airbrush concealernya benefit (peluk dompet).

6. Blush On
Biar muka ga pucet, harus banget aku pake yang namanya blush on. Untuk sehari-hari, aku pake emina cheeklit yang ramah dikantong. Karna aku ga ngerti penggunaan bronzer dan highlighter, untuk acara-acara khusus, aku memakai blush on yang sedikit mengandung glitter. Biar lebih cetar 😁

Untuk 3 produk diatas, aku menggunakan brush yang ada penutupnya. Lagi-lagi dari giordani oriflame. Selain brushnya lembut, tebal dan bisa digunakan untuk macem-macem, tutupnya juga bikin brushnya bersih ga terganggu sama makeup yang ada di dalam pouch.
7. Riasan mata
Banyak yang bilang bahwa aku keliatan aneh kalo ga pake riasan mata 😂😂 Makanya produk ini ga boleh ketinggalan ada di pouch aku. Biasanya aku bakal bawa maskara, eyeliner dan dua atau tiga warna eyeshadow yang natural. Oh ya, aku selalu pake eyeshadow dalam bentuk pen atau liquid yak. Karna aku selalu lama kalo pake eyeshadow dalam pallette. Lama karna ga bisa mempadupadankan warna sih lebih tepatnya. 


8. Lipcream or lipstain
Karena tipe bibir aku yang ngga pernah kering, aku jarang banget pake lipbalm. Makanya aku hanya bawa satu atau dua lipstik yang warnanya nyantai kalo buat bepergian. Nyantai tuh maksudnya bisa masuk kalo aku pake baju warna apa aja hee. 

Jadi itulah isi makeup pouch aku, sekaligus produk produk make up yang slalu aku bawa saat travelling. Kalo buat temen-temen, apa sih yang harus selalu ada di makeup pouchnya? Sharing yukk.

Postingan ini berkolaborasi dengan temen-temen member Bandung Hijab Blogger (BHB). Yang mau tau lebih jauh tentang BHB, cuss kepoin IGnya.


Monday, 2 September 2019

Persiapan Liburan ke Singapura dengan Anak Kecil

Jadi ceritanya, minggu depan nanti aku sekeluarga bakal jalan-jalan lagi. Aku ga menyebutnya sebagai liburan, karena kenyataannya, waktunya malah menjelang Ujian Tengah Semester Kaken yang baru aja menginjak kelas 1 SD. Karna kebiasaan hunting tiket promo setaun sebelum hari H, aku jadi ga ngeh kalo saat anak aku udah SD seperti sekarang, aku ga bisa milih tanggal liburan seenak jidat lagi hehee. Baiklah, kedepannya aku harus sesuaiin tanggal liburan dengan kalender akademik sekolah Kaken. Well, pasti bakal susah nemu tiket "sangat murah" yang sesuai kriteria tersebut. :-D

Nah beberapa minggu kemaren, aku sibuk banget jadi ketua panitia gathering kantor, sampe aku sama sekali belum persiapan apa-apa untuk rencana jalan-jalan kami tersebut. Aku yang biasanya well prepare  ampe bikin itinerary dan packing barang minimal dua minggu sebelum pergi ini, malah belum nyelesaiin apa-apa.

Jadilah tercetus ide untuk sambil menyelam minum air. Sambil beresin itinerary, sambil bikin packing list, sambil juga aku jadiin content blog ini.

Sebenernya aku udah pernah nulis tentang barang bawaan saat liburan dengan balita waktu taun 2017 (anak masih satu). Tulisannya bisa dibaca disini :

List Barang Bawaan - Backpacker dengan Balita

Tapi, jika list diatas aku terapin sekarang, jadinya pasti barang bawaan bakal banyak. Karna sekarang udah ada Dejas. Berarti aku pergi bakal berempat, yaitu : aku, suami, Kaken (7 tahun) dan Dejas (2 tahun). Sedangkan, aku dan suami hanya bakal membawa satu koper ukuran kabin dan satu ransel untuk keperluan kami berempat. Selain itu, masing-masing dari kami akan membawa tas kecil untuk perintilan dan dokumen penting.

Jadi untuk jalan-jalan kali ini, semuanya akan aku buat simple. Perginya pun hanya 2 malam. Pergi kamis subuh, pulang sabtu tengah malam. Ko tumben perginya bentar? Karna jatah cuti tinggal dikit shayyyy... Destinasi yang kami pilih adalah Singapura. Ga bosen? Kenapa Singapura? Semua karena pertimbangan berikut :
  1. Waktu tempuh dengan pesawat yang Cuma sekitar 2 jam dari Bandung.
  2. Sarana Public Transportation disana yang kids friendly. Gampang banget bawa anak plus stroller naik turun MRT dan Bus bahkan jalan di trotoar pun sangat nyaman.
  3. Mudahnya mencari makanan yang halal dan cocok dilidah apalagi kalo bawa anak yang kadang picky sama makanan.
  4. Banyak tempat dan pertunjukkan menarik atau tempat main anak yang gratis hohoho kalo ini emaknya suka bener. Ga perlu ngebudgetin untuk masuk ke tempat wisata berbayar. Kalo rela bayar aga mahal, banyak tempat wisata berbayar yang cocok buat balita. (banyak banget malah)
  5. Cuaca yang ga beda jauh sama disini sehingga anak gampang beradaptasi.
  6. Dan alasan terpenting adalah kebetulan aku berhasil dapet tiket murah sekitar 300 ribu rupiahan seorang PULANG PERGI. Jadi ini alasan utamanya :-D
 Persiapan yang udah aku lakuin sejauh ini :
  • Tiket pesawat CKG-SG pulang pergi berempat (yahh Dejas udah bayar full sekarang mah)
  • Akomodasi, aku pilih kamar triple di Royal Hotel Newton dengan harga murah walopun hotelnya tampak tua. Yang penting berjendela, karna kukapok nginep di hotel murah SG tanpa jendela. Selain itu juga lokasinya yang deket MRT Station. Sekalian mo ak bikin mini reviewnya juga di yutup.
  • Sewa Stroller Cocolatte Pockit andalanku setiap liburan. Sebenernya bisa aja sih pake stroller yang ada dirumah. Toh tetep gratis bawa di pesawatnya. Tapi berhubung selama di SG aku bakal full pake MRT or bus (taxi n grab no way karna terlalu mahal hahaha), pockit ini yang paling ringan dan gampang dibuka tutupnya.
  • Beli EZLink di web Changi Recommended karna harganya yang lebih murah 30 ribu daripada beli di Changi Airport. Jadi nanti sampe sana tinggal ambil EZLink cardnya di counter Changi Recommended. Nah kali ini Kaken udah ga free lagi naik MRT n Bus nya, jadi dia udah harus aku beliin EZLinknya sendiri.

Nah selanjutnya yang harus banget aku persiapkan adalah itinerary dan packing list. Untuk itinerary ini aku masih aga bingung karna waktu liburannya yang sebentar. Sedangkan biasanya aku bisa 5 malem kalo ke Singapura. Aku baru buat garis besarnya aja yang kurang lebih seperti ini :

Day 1 :
  • Perjalanan Batununggal-CKG by primajasa (belum booking)
  • Sarapan di bandara soeta
  • Perjalanan CKG-SG by AirAsia (Makan siang di pesawat dah dipesen biar mayan ngirit karna kalo dah di SG harga makanan lebih mahal wkwkwkwk)
  • Sampe SG langsung menuju hotel, istirahat.
  • Makan duren di Combat Durian Balestier  (by bus dari halte depan hotel)
  • Ke Orchard buat beli kepengenannya Kaken (btw dia semangat nabung sendiri yak, dia udah tau biasanya harga mainan di SG lebih murah dr di Bandung untuk item yang sama)
  • pulang ke hotel (Kalo masih laper ya makan bekel dari rumah. Btw ak bakal bawa gepuk suwirnya Ny,Ong untuk menghemat budget makan hehehe. Terutama buat anak-anak. Karna makanan halal di SG kebanyakan aga pedes juga).
Day 2 :
  • Sarapan di kamar hotel (roti, sereal), karna kamar hotel yang aku booking ga termasuk sarapan. Selain biar lebih murah, juga aku ga yakin kehalalannya.
  • Ke Botanical garden, main sepuasnya FREE di Jacob Ballas Children’s Garden.
  • Jumatan di Masjid Sultan. Bunda dan Dejas nunggu sambil fofotoan di Kampung Arab.
  • Ke Science Art Museum (sengaja di jadwalinnya pas tengah hari, sekalian ngadem biar ga kepanasan wkkwkwk)
  • Main air sepuasnya di Far East Children’s Garden Gardens by The Bay, sebenernya Kaken udah dua kali diajak kesini. Tapi aku pengen ngajak Kaken dan Dejas main air disini. Tempat ini tuh perfect banget. Bersih, aman, terawat, luas, dan FREE aka gratis. Nah di SG tuh banyak tempat main air gratis kaya gini, cuma di Garden By the Bay ini yang paling OK menurut aku. Sekalian jalan-jalan juga.
  • Naik Singapore Flyer, ini pengennya pak suami buat nikmatin  sore lewat Flyer walopun cuma 30 menit. Aku tadinya nyaranin buat ke Marina Bay Sand Skypark Observation Deck aja yang lebih murce dan ga ada batasan waktu. Tapi liat nanti aja deh jadinya mo dimana. 
  • Nonton water laser show di marina bay, terus jalan-jalan ke merlion, makan malem di lau pa sat atau glutton bay.
  • Sebenernya di hari kedua ini tuh aku pengen ke Marina Barrage atau Clarke Quay. Jadi dua tempat ini buat cadangan aja.
Day 3:
  • Sarapan di kamar hotel, beberes barang. 
  • Check out hotel, titip koper di lobby kalo boleh. Kalo ga boleh, langsung ke Changi dan titip koper disana.
  • Eit sebelum ke Changi, suami pengen setor muka dulu ke Killiney Kopitiam yang di Killiney Road sambil makan siang :-D
  • Pengennya ke Pasir Ris Park cuma masih dipertimbangkan karna aksesnya aga susah.
  • Cadangannya yah ke tempat oleh-oleh antara Chinatown or Bugis Street. Kalo aku pengennya ke Singapore National Library, tapi aku harus cek jalur MRT nya dulu buat ngitung jamnya.
  • Ke Changi minimal 4 jam sebelum boarding time, karna mau explore Jewel Changi yang lagi kekinian. Kebetulan boarding timenya jam 8 malem.
  • Perjalanan SG-CKG
  • Perjalanan CKG-Batununggal by primajasa
Nah Itinerary diatas bakal aku bikin detail seperti biasanya. Lengkap dengan jalur MRT/Bus, budget dan jamnya.

Selain itinerary, yang ga kalah penting adalah List Barang Bawaan. Nah apa aja yang dibawa? Aku bakal bikin list singkatnya sebagai berikut : 

1. Koper Kabin 20inch
 

2. Tas Selempang Ayah

3. Ransel Sedang

4. Tas Selempang Bunda

Jadi itu dia barang bawaan yang bakal aku siapin. Untungnya, Dejas ga kebiasaan minum susu formula pake botol. Jadi aku ga perlu bawa botol, sabun dan segala kelengkapannya seperti jaman Ken balita dulu. Btw, ga lupa masing-masing dari kami bakal bawa tempat minum sendiri-sendiri. Karna ku kapok beli aqua 20rb ukuran 600ml di SG wkkwkwkw. 
Kita liat aja apakah rencana perjalanan ini bisa aku penuhin atau ada penyesuaian. Nanti bakal aku update ya, setelah pulang jalan-jalan. Thank you semua :-*