Monday, 15 October 2018

Tiga Wanita Berpengaruh dalam Dunia Teknologi Informasi


Seneng banget kali ini saya kembali berkesempatan untuk berkolaborasi sama temen-temen dari Bandung Hijab Blogger. Untuk kali ini, tema kolaborasi yang sedang berlangsung adalah tentang 3 Inspiring Woman in the World. 

Tentunya sangat banyak perempuan-perempuan di dunia yang berhasil menyebarkan energi positifnya serta memberikan inspirasi bagi perempuan lainnya. Saya sangat menyukai tokoh-tokoh wanita dunia yang dengan kegigihannya, mampu bersaing dan berprestasi, sehingga namanya dikenal keseentaro jagad raya ini.

Nah, karena saya hidup belasan tahun di dunia teknologi informasi, atau yang biasa dikenal dengan dunia IT. Dari mulai kuliah sampai kerja pun, ga pernah pindah ke lain bidang (setia emang orangnya :-D). Jadi saya mau bahas tentang wanita-wanita yang berpengaruh di dunia IT ini,

Oh ya sebelumnya, mahasiswa Pascasarjana Sosiologi Stanford Alison Wynn dan Profesor Shelley Correll pernah mengadakan penelitian, dimana akhirnya mereka menyaksikan bagaimana disparitas gender di dunia teknologi.  Muncul anggapan  bahwa dunia IT itu didominasi pria, sehingga wanita sering dianggap tidak mampu bekerja dan berkarya di sana.

Kalo menurut saya sih, salah satunya kenapa wanita dianggap susah bertahan didunia IT ini adalah karena wanita selalu bertindak dan berfikir dengan emosi. Sehingga sering baper disaat harus terus melaju bersama kemajuan teknologi. Ini pengalaman pribadi sih sebenernya. Tujuh atau delapan tahun lalu, saya masih bisa ngikutin ngupgrade kemampuan programming (ngoding) saya, tapi karena kecepatan dunia programming yang cepet banget kaya kenaikan harga bbm dan suka bikin mood swing, saya memutuskan untuk menyerah dan fokus lebih banyak waktu buat keluarga aja. Meskipun saya masih bekerja di dunia IT, namun beban pikirannya ga seperti jaman waktu masih suka ngoding :-D


Balik lagi ke tema kolaborasi kali ini, saya akan bahas mengenai tiga wanita yang berpengaruh di dunia IT :

1. Susan Wojcicki, CEO Youtube

Susan Wojcicki adalah wanita cantik dan cerdas yang menjabat sebagai CEO Youtube sejak periode Februari 2014. Siapa sih yang jaman sekarang ga tau youtube. 

Susan Wojcicki memiliki ayah seorang  profesor fisika di Standford University, sementara ibunya adalah seorang staf pendidik berdarah Jerman. Jadi Susan sejak kecil sudah dekat dengan dunia dan pendidikan, dan memperlihatkan minatnya kepada teknologi informasi.


Ia menyelesaikan jenjang pendidikan dan lulus dengan gelar sarjana di salah satu universitas paling kenamaan yakni Harvard University di tahun 1990 dan juga menerima gelar sebagai master ekonomi selepas menyelesaikan studinya di University of California pada tahun 1993. Seolah tidak puas dengan gelar dan ilmu yang telah diserapnya, Susan kembali mengukir prestasinya dengan memperoleh gelar master di bidang administrasi bisnis pada tahun 1998.


Untuk bisa menjabat sebagai CEO di perusahaan ternama seperti Youtube sangatlah tidak mudah.
Susan menggagas dan mengupayakan sistem navigasi youtube dengan tampilan yang ergonomis dan user friendly. Hal ini membuat viewers youtube merasa nyaman dan semakin banyak peminatnya diseluruh dunia.


Selain itu, Susan berhasil meningkatkan pendapatan youtube melalui iklan. Dia juga menjadi penggagas mengenai penggunaan iklan AdSense dan AdWords yang mana hal ini juga menguntungkan pihak pencipta dan penerbit konten-konten online. 


2. Angela Ahrendts, Senior Vice President of Retail on Apple

Wanita selanjutnya adalah Angela Ahrendts yang merupakan Senior Vice President of Retail di Apple. Dia bertanggung jawab pada penjualan ritel online Apple di seluruh dunia. Yapss seluruh dunia loh.

Ahrendts lahir dan dibesarkan di New Palestina, Indiana. Ia memiliki 5 saudara kandung. Sedari kecil Ahrendts memang dikenal kreatif, ia kerap membuat kolase dari majalah mode yang ia kumpulkan.

Ibu dari tiga anak ini kuliah di jurusan Merchandising dan Marketing di Indiana sebelum bekerja di industri fashion di New York City. Spesialisasi karirnya memang di bidang pemasaran, dan akhirnya pada 2006 ia menjabat sebagai CEO Burberry, sebuah rumah mode mewah yang bermarkas di London.

Ia menjabat sebagai CEO Burberry selama 8 tahun (2006-2014). Selama menjadi CEO brand fasion kenamaan tersebut, Ahrendts selalu tampil modis, karena kompensasi pakaian pribadinya disebutkan mencapai puluhan ribu dolar AS per bulannya.

Ia meninggalkan posisinya di Burberry pada 2014 untuk memulai bekerja di Apple. Business Insider melaporkan Ahrendts merupakan pegawai dengan gaji tertinggi di Apple pada 2017.


3. Tracy Chou, programmer 

Yang terakhir yang saya kagumi adalah seorang programmer muda bernama Tracy Chou, yang keahliannya sudah mendunia. Berawal dari magang di Facebook dan Google, lalu berada dibalik cantiknya Pinterest, lalu sekarang bekerja di situs tanya jawab Quora sebagai software engineer.

Lewat pengalamannya, Tracy sudah terbiasa menganalisis data dalam jumlah sangat besar. Tracy sempat belajar teknik elektro sebelum akhirnya memilih mendalami ilmu komputer, dan kemudian fokus dalam bidang data.

Dia menyadari bahwa industri teknologi itu didominasi laki-laki, tapi dia sadar bahwa dia yang mendapatkan kesempatan bisa untuk mendorong perempuan di industri ini. Dia pun mencoba melakukan survei terhadap seberapa banyak wanita di industri teknologi. Hasilnya tidak menggembirakan. Kurang dari 9% dari insinyur Mozilla adalah perempuan, dan Facebook dan Yahoo hanya punya 15% insinyur wanita. Lebih sedihnya lagi, perusahaan tertentu bahkan tidak bisa menghitung satu wanita di tim engineering mereka.

Tugas dia memang tak sekedar bekerja menyesuaikan diri di lingkungan laki-laki, lebih dari itu dia mencoba mendorong banyak wanita mengerjakan pekerjaan yang tak umum ini.

Akhirnya, saat ini Tracy mendirikan organisasi bersama tujuh wanita lainnya di industri teknologi, yaitu grup advokasi bernama Project Include yang bertujuan membuka kesempatan semua orang dari berbagai latar belakang agar bisa sukses di dunia teknologi.

Itulah ketiga wanita yang menginspirasi saya. Kita masing-masing pasti memiliki ketertarikan pada bidang yang berbeda, sehingga wanita-wanita yang menginspirasi pun berbeda-beda. Banyak wanita hebat di dunia ini. Teman saya Anis, mempunyai pandangan berbeda tentang hal ini. Dia menulis tentang 3 MODEL WANITA INSPIRATIF yang dapat membuat kita semakin bersyukur dan termotivasi untuk melakukan hal-hal yang besar.

Siapa wanita hebat yang menjadi inspirasimu? Sharing on comment yak :-)

11 comments:

Ranideliana said...

Wiiiihhhh cewe tuhh emang yahh ditakdirkan untuk keren. Hahahaha

Anisa Firdausi said...

Karena yg jago IT gak mesti cowo aja. Keren sih.. apalagi Susan. Kayaknya dr kecil emang didikannya bagus krn org tuanya jg well educated dan pendidikannya pun bagus. Bukti kl cwe juga bisa total di pendidikan dan karir.

Megha Rachma said...

Mantab yah emansipasi wanita yang gak mungkin ahli dibidang IT skrg malah jadi leader ceo youtube kaya susan.. keren banget yah buat wanita2 super ini

Afifah Nurul Haq said...

Jangan anggap remeh wanita yaa hai kaum pria. Hehehe.

Green Lady said...

Kerennnnn BGD inihhh, aplg Susan di tengah gempuran cowo ahli IT dia malah bisa jadi CEO Youtube...

Rahayu Pratiwi said...

Keren bangeeeet ini teh. Wanita kalau udah bangkit dan punya keinginan yang kuat, energinya luar biasa banget memang yah. Inspiring banget

Laela Marlina said...

Jadi inget masa2 waktu masih bergelut di dunia IT. Mereka memang inspiring banget apalagi CEO Youtube. Nice article...

Sukma Putri Cahyawening said...

Wanita pun gk kalah jagonya dr laki-laki soal IT

widya revina said...

suka baper kaya ak ga teh? Malah ak pernah pengen nangis waktu user bilang tampilan aplikasi yg ak buat ga enak diliat dr sisi pemilihan warna 😅 digituin aja ak baper 😅

rahmi camcam said...

keren paraah sih cewe cewe yang jago IT tuh, akumah gapteeks huhu

grandys mawarni said...

Wah keceee nih, pendekatan wanita inspiratif di bidang IT. Baru tau lho aku teh, Tfyi teteeh