Saturday, 22 October 2016

Solusi Menabung Pilihan Saya – Wujudkan Angan Menjadi Kenyataan dengan TAHAPAN BERJANGKA


   
Apa sih yang terlintas dibenak anda saat mendengar kata “Menabung”?

Untuk saya, menabung adalah kata yang mudah diucapkan tapi sulit dilakukan.

Sejak tahun 2011, saya memulai bisnis souvenir dan bertekad untuk menyisihkan setiap keuntungan dari bisnis ini di tabungan khusus yang akan saya buat. Tapi seiring berjalannya waktu, saya selalu menunda-nunda mengunjungi Bank dengan dalih jam kerja kantor yang padat merayap. Alhasil, hingga detik ini rencana ini belum juga terwujud.

Awal tahun 2015, saya dan suami memiliki hobi baru, yaitu jalan-jalan. Hobi ini dapat menyulitkan jika kami tidak memutar otak sedemikian rupa untuk mewujudkan mimpi-mimpi (travelling) ini. Berhubung kami berasal dari keluarga yang biasa saja, penghasilan yang cukup, dan bukan pengikut kanjeng pengganda uang yang sedang fenomena saat ini, maka kami memutuskan untuk mulai menabung.

Kami menyisihkan sebagian kecil penghasilan tambahan kami (bukan penghasilan utama) dan ditabung ke dalam celengan biasa. Banyak metode menabung yang saya pernah coba, salah satunya adalah mengurangi belanja di mini market, mengurangi makan di luar, dan menyisihkan uang kembalian. Kami berkomitmen mengisi celengan itu setiap harinya dengan nominal yang berbeda-beda. Selang tiga bulan kemudian, kami membuka celengan itu dan sangat senang karna ternyata tabungannya cukup banyak untuk bekal jalan-jalan.

Berawal dari pengalaman menabung itu, saya berfikir bahwa ternyata saya bisa menyisihkan uang dengan nilai lumayan setiap bulannya asalkan tekad saya kuat. Akhirnya saya mulai mencari info tabungan produk Bank yang cocok buat saya. Rencananya saya ingin bikin beberapa tabungan untuk kebutuhan yang berbeda-beda, diantaranya untuk pendidikan anak, perputaran bisnis, dan liburan.

Saat ini, saya punya dua tabungan dari dua bank yang berbeda, yang keduanya adalah tabungan payroll dari kantor saya yang dulu dan kantor saya yang sekarang. Namun saya tertarik dengan BCA. Kenapa?
Karena sejak saya memulai bisnis, banyak supplier dan customer yang menginginkan transaksi menggunakan BCA. Mungkin karena jaringan bank ini sangat luas di Indonesia. Atas dasar hal ini lah saya mulai mencari info tentang BCA.

Saat menggali Informasi mengenai produk BCA, saya tertarik dengan Tahapan Berjangka (TAHAKA). Pertama kali mendengar kalimat “Tahapan Berjangka”, saya teringat tempat saya sempat bekerja dulu (selama sebulan saja), sebuah perusahaan perdagangan berjangka dengan transaksi index Hang Seng dan Nikkei setiap harinya yang membuat mata berkunang-kunang. Tetapi Tahapan Berjangka ga ada hubungannya dengan itu.

Tahapan Berjangka adalah produk dari Bank BCA yang diperuntukan bagi nasabah perorangan di mana nasabah dapat menentukan nilai setoran rutin serta jangka waktu yang diinginkan untuk menabung.

Cara menabungnya pun sangat mudah, karena langsung autodebit dari tabungan BCA utama kita, baik dari Tahapan, Tahapan Gold, Tapres maupun Tahapan Xpresi tanpa tambahan biaya administrasi. Kita tidak perlu repot datang ke bank setiap bulannya, atau khawatir lupa menyetor. Setiap nasabah dapat memiliki lebih dari satu TAHAPAN BERJANGKA.

Adapun fitur produk TAHAPAN BERJANGKA secara lengkap adalah sebagai berikut :
  1. Tabungan dalam mata uang Rupiah.
  2. Jangka waktu menabung minimal 12 bulan dan maksimal 240 bulan.
  3. Autodebet setoran bulanan dari rekening sumber dana.
  4. Setoran bulanan mulai dari Rp 500.000 per bulan (kelipatan Rp 50.000).
  5. Tidak dapat dilakukan penarikan dana selama jangka waktu menabung.
  6. Fasilitas e-statement setiap bulan sampai dengan 2 tahun berjalan di KlikBCA Individu.
  7. 1 Nasabah dapat memiliki lebih dari 1 rekening Tahapan Berjangka yang dihubungkan ke 1 rekening utama (sumber dana).
  8. Kepemilikan rekening dibuktikan melalui identitas kepemilikan dari rekening sumber dana.
  9. Kemudahan pengecekan saldo di Klik BCA Individu.
Tahapan Berjangka ini dapat membantu kita mewujudkan setiap impian kita. Misal, 3 tahun lagi anak saya akan masuk SD. Saya dapat mempersiapkan biaya sekolahnya sejak sekarang. Tabungan ini akan cair pada waktu yang sudah saya tentukan, sehingga sangat cocok dengan kebutuhan saya saat ini. Rekening yang telah jatuh tempo akan ditransfer ke rekening sumber dana dan kita akan mendapat pemberitahuan melalui SMS/Email.

Selain itu, tabungan ini juga meliputi perlindungan asuransi jiwa. Manfaat asuransi yang akan diterima nasabah terdiri dari uang pertanggungan sebesar setoran rutin Tahapan Berjangka yang belum disetorkan dan tambahan uang pertanggungan santunan kematian. 

Untuk lebih jelasnya mengenai Tahapan berjangka, bisa dilihat disini.

Nah ada kabar gembira terutama bagi emak-emak kaya saya yang doyan hadiah dan gratisan. Saat ini sedang ada program dimana mulai 1 September 2016, jika kita membuka Tahapan Berjangka di kantor cabang BCA terdekat, akan ada hadiah menarik untuk 50.000 pembuka rekening TAHAPAN BERJANGKA pertama.



Sebagai catatan, jika rekening sumber dana saldonya tidak mencukupi saat pendebetan, proses autodebet akan diulang pada akhir bulan berjalan. Namun jika proses autodebet gagal sampai 3 bulan berturut-turut, maka rekening Tahapan Berjangka akan otomatis ditutup dan seluruh dana tabungan akan dikembalikan ke rekening sumber dana.

Oh ya, kita dapat menambah jumlah dana tabungan kita sewaktu-waktu. Ah ini cocok banget buat saya. Kalo tahun ini kita nabung sejumlah x, tahun depan harusnya nilai yang ditabungnya lebih besar dong yah, biar tabungannya cepet banyak heee. Akan tetapi, kita tidak bisa menarik dana sebelum jangka waktu menabung berakhir. Kalaupun terpaksa hal tersebut terjadi, maka akan dikenakan biaya penutupan rekening sebelum jatuh tempo.

Yuk kita barengan buka TAHAKA :-) 

Sumber : www.bca.co.id

Wednesday, 12 October 2016

Hotel Review - Park View Hotel Bandung (Recommended)



Huwahhh semangat banget mau ngereview hotel yang satu ini. Sampe sekarang masih gemes-gemes gimana gitu pengen ngabisin waktu disana. 

Namanya Park View Hotel Bandung yang terletak di Jl. Sukajadi. Sangat dekat dengan Mall Paris Van Java (PVJ), bahkan saya sempat berjalan kaki ke Indomart seberang PVJ. Hotel ini terbilang baru beroperasi (sekitar Oktober 2015), namun sanggup bersaing diantara hotel-hotel baru lain yang semakin menjamur di Kota Bandung.

Park View Hotel menyuguhkan design interior yang lain daripada yang lain, yaitu dengan design ala Paris di setiap jengkal hotelnya. Hal ini benar benar membuat saya terpukau, karna designnya sangat detail dan indah. Dari luar, bangunan hotel memang tidak terlihat terlalu besar, namun tampak kokoh. Sayangnya memiliki area parkir yang sempit, sehingga kami harus menggunakan jasa valet parkir setiap akan keluar masuk mobil.

Proses Check In
Begitu memasuki area lobby, kita akan disuguhkan pemandangan interior yang menawan. Tangga melingkar di sebelah kanan serta lampu gantung elegan menambah kesan mewah hotel ini. Lantai hingga plafon pun terbuat dari material yang indah dan didekor dengan sempurna.

Oh ya, hotel ini memiliki tiga tipe kamar dengan design dan furniture yang berbeda-beda, yaitu : Vintage Retro (type kamar superior), Parisian Blue (deluxe), dan Midnight in Paris (executive). Saya memilih kamar bertipe Parisian Blue, yang didominasi dengan warna biru lembut yang romantis.

Proses check in tidak memakan waktu yang lama. Saya diberikan kunci, voucher sarapan dan user wifi. Sambil menunggu proses check in, Ken dan Pak Suami menikmati welcome drink berupa orange juice yang segar.

suasana lobby


Fasilitas Kamar

Kami mendapatkan kamar di lantai 5. Saat memasuki kamar, kami cukup terkejut, karena design interior dan furniture yang mewah dan elegan. Berbeda dengan hotel-hotel lain yang pernah kami kunjungi.

Kamar Parisian Blue ini sungguh menawan bagi kami. Berbagai furniture unik seperti kursi, meja, lemari, semua sangat detail designnya dan tidak asal-asalan. Ditambah lagi view dari jendela kamar yang menakjubkan. Kami kebagian kamar yang menghadap ke gunung tangkuban perahu di kejauhan dan view kota Bandung disekitarnya.

Fasilitas didalam kamar juga termasuk lengkap, tersedia  kulkas, safe deposit box, tv cable, teko listrik beserta peralatan coffe maker, bantal cadangan, satu meja kerja dan dua kursi empuk. Kebetulan saya memang memilih kamar dengan twin bed. Ukuran twin bednya cukup besar sehingga saat kedua kasur disatukan, area tidur menjadi lebih luas. Ken puas loncat-loncatan di kasur sampai bundanya cape menyanyikan lagu no more monkey jumping on the bed.

Oh ya, wifi disini lumayan kenceng. kami bisa browsing dari dua gadget bersamaan dengan lancar.




Kamar Mandi
Dalam setiap postingan saya tentang review hotel, saya selalu mencantumkan tentang kamar mandi. Karna ini menjadi salah satu elemen penilaian bagi saya. Kamar mandi dihotel ini terbilang cukup kecil. Untuk tipe kamar yang saya pilih, kami mendapatkan kamar mandi dengan shower. Untuk tipe kamar diatasnya (Midnight In Paris), anda bisa mendapatkan kamar mandi dengan bathtub.

Jika saya sedang menggunakan wastafel, pintu kamar mandi tidak akan bisa dibuka dengan bebas. Karna pintu yang terbuka akan menghalangi posisi wastafel. Amenitiesnya cukup lengkap, dari mulai sikat gigi, pasta gigi, sabun, sampo, handbody, handuk muka, handuk besar, handuk olah raga, hingga sanitary bag. 

Nah yang saya suka dari kamar mandinya adalah showernya. Selain air panas yang stabil, showernya pun mengeluarkan air dengan lembut. Pancaran airnya sangat tipis seperti bulu, sehingga akan terasa lembut dikulit saat kita mandi. Berasa kaya dimanjain banget memang di hotel ini.



Sarapan
Bukan hanya kamar dan lobby yang didesign mewah. Resto tempat sarapan pun begitu indah dan romantis. Restoran yang bernama Le Jeirden ini, memberikan suasana hangat dengan sofa berwarna ungu dan dominasi warna putih di furniture lainnya.

Menu yang ditawarkan pun beragam. Dari mulai pastry, prasmanan dengan rasa yang enak, gado-gado, aneka juice dan aneka minuman tradisional, aneka salad, bubur ayam, bubur sum-sum dan masih banyak lagi. Semuanya rasanya enak-enak dan diatas standar.

Sarapan disini adalah rekor sarapan terlama bagi kami. Selain tempat yang bikin betah, kebetulan sebelumnya saya sekeluarga lari pagi dulu di Sabuga. Jadi sarapan ini bener-bener me reload energi kami lagi (percuma lari wkwkkwkw).




Kolam Renang
Disini tersedia kolam dengan air hangat. Lagi-lagi kolam renang pun didesign ala Paris. Ah memang luar biasa hotel ini. Tapi sayangnya, kolam ini hanya cocok untuk anak kecil karna pendek dan tidak luas.

Walaupun begitu, kami menyukai kolam ini karna cukup instagramable. Walaupun kami  tidak doyan selfie, tapi sangat menyenangkan berfoto disekitar area kolam renang ini.






Lokasi
Nah ini nih satu hal yang aga bikin saya ga sreg, yaitu lokasi hotel ini. Memang sih hotel ini strategis karna dekat dengan pusat keramaian seperti mall PVJ, Kolam renang karang setra, setiabudi, pasteur, dll. Tapi ini justru membuat jalan menuju hotel ini sering macet.

Kalo untuk mencari makanan sekitar hotel sih jangan khawatir. Di sekitaran hotel, misal di Jalan Sukajadi sendiri banyak tempat makan yang enak dan kekinian.

Secara keseluruhan, saya sangat sangat sangat merekomendasikan hotel ini. Pokoknya menginap disini tuh sangat berkesan.

Untuk pemesanan bisa melalui sini : pegipegi.com
Saya senang menggunakan situs ini karna penggunaannya yang mudah, serta ada pilihan transfer antar atm, sehingga transaksi menjadi lebih cepat.

Apakah saya ingin menginap disini lagi? tentu jawabannya ya ya ya pasti...

Hasil Penilaian :

Lokasi 8
Pelayanan 9
Kamar 10
Wifi 9
Kolam Renang dan fasilitas lainnya 9
Sarapan 9,5

Semoga reviewnya bermanfaat :-)

Monday, 10 October 2016

Menjaga Kesehatan Dibalik segala Rutinitas Emak Rempong

My Body Alarm, speak louder please, so I can give you more attention.

Ah harusnya saya yang lebih peka ya, lebih mendengar dan memperhatikan alarm yang diberikan tubuh saya sendiri. 

Dua bulan ini, energi saya benar-benar terkuras setiap harinya. Setiap bangun tidur di pagi hari, saya harus langsung menuju dapur untuk memasak dan menyiapkan bekal makan Ken. Yap, Ken baru saja mulai sekolah beberapa bulan lalu. Masih masa adaptasi, apalagi sebelumnya Ken jarang bermain dengan anak-anak seumurannya. Saya berusaha menjaga Ken tetap senang bersekolah, salah satunya dengan memasakkan bekal makanan yang disukainya.

Rutinitas pagi dirumah setelah memasak masih panjang, sampai akhirnya saya harus berangkat ke kantor. Kebetulan sekali beberapa minggu ini saya terlibat project yang cukup menguras otak. Deretan kode program dari beberapa screen harus dianalisa dan diterawang sampe ketemu logic dan flownya. Terkadang saya suka mentok hingga berhenti sejenak karna pandangan berbayang. Mungkin dia lelah kalo kata Bahasa sekarang.

Sepulang kerja, biasanya saya mengerjakan beberapa hal sekaligus. Dari mulai bermain dengan Ken, menyelesaikan pekerjaan rumah ala emak-emak, dan hiburan. Hiburan ini bisa berupa nonton TV atau nyanyi-nyanyi sendiri. Itu semua dilakukan berbarengan, biar irit waktu :-D. Biasanya ini diakhiri dengan mengantar Ken tidur, atau biasanya saya sebut “ngelonin”. Setelah sang pangeran tidur pulas, saya langsung mengeluarkan alat perang. Perlengkapan membuat souvenir dan mengerjakannya sampai lewat tengah malam.

Istirahat di hari Sabtu dan Minggu Cuma mitos belaka. Karna biasanya hari Sabtu saya gunakan untuk mengerjakan pekerjaan rumah seperti mencuci baju dan sejenisnya. Lalu dilanjutkan dengan hunting bahan souvenir. Hari Minggu pun sama, biasanya saya berkutat dengan souvenir atau blog saya. Dengan catatan, tetap prioritas utama adalah Ken dan Pak Suami.

Cape ga sih? Hmmmm…Lumayan, tapi saya suka, karna mengerjakan apa yang bikin saya senang dan banyak menghabiskan waktu dengan keluarga. Untungnya jam kerja dan jarak tempuh kantor sangat bersahabat dengan saya.  Walaupun terkadang, banyaknya aktifitas itu membuat saya berakhir dengan meriang, flu dan batuk yang menyerang. Kalau sudah seperti itu, kasian Pak Suami dan Ken.

Suami saya selalu menyarankan saya untuk mengkonsumsi vitamin. Saya sangat jarang meminum vitamin. Kalopun iya, paling hanya sekali dua kali, dan selanjutnya ga diteruskan lagi. Kadang saya merasa bahwa vitamin yang saya minum itu tidak memberi pengaruh apa-apa. Saya lebih sering mengkonsumsi madu. Itupun tidak rutin.

Dua minggu kebelakang, saya tertarik dengan multivitamin yang baru saya kenal. Namanya Theragran-M, produk dari PT Taisho Pharmaceutical Indonesia. Dulu, suami saya pernah bekerja di perusahaan farmasi. Jadi kadang saya suka penasaran kalo melihat suatu produk farmasi. Saya sering mencari tahu tentang produsen dan kandungan produk tersebut.

Saya mencoba THERAGRAN-M Multivitamin Mineral isi 4 Tablet yang bisa dibeli di apotek seharga 21 ribu saja. Multivitamin ini berupa tablet salut gula. Jadi rasanya manis saat menyentuh lidah kita. Di kemasannya tertulis bahwa fungsi dari multivitamin ini adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin & mineral setelah sakit.



  


THERAGRAN-M Multivitamin Mineral ini dilengkapi dengan Vitamin A, B1, B2, B6, B12, C, dan D. Serta dilengkapi mineral-mineral yang diperlukan oleh tubuh, terutama setelah sakit. Saat tubuh kita baru sembuh dari sakit, kita sangat memerlukan banyak vitamin dan mineral tertentu agar tubuh kembali segar bugar. Menurut saya, agak sulit jika kita ingin mendapatkan manfaat vitamin dan mineral lengkap dari menu makanan yang kita konsumsi sehari-hari.



Saya tidak mengkonsumsi multivitamin ini setiap hari. Dua minggu lalu, saya minum Theragran-M setelah saya pulih dari batuk flu yang menyerang. Memang terasa khasiatnya. Saya menjadi lebih cepat kembali fit dan dapat beraktifitas seperti biasa. Terbukti sudah bahwa Theragran-M adalah Vitamin yang bagus untuk Mempercepat Masa Penyembuhan dan Vitamin untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit.

Selain itu, saya juga meminumnya saat kondisi tubuh saya sedang menurun. Contohnya hari ini. Tiga malam kebelakang, saya tidur diatas jam satu malam karena dikejar deadline order souvenir. Saat dikantor, saya merasa sudah hilang focus, sulit berkonsentrasi dan seperti akan diserang flu. Akhirnya saya memutuskan untuk meminum Theragran M yang tinggal dua tablet lagi, yang sengaja saya tinggalkan di meja kerja untuk saat-saat seperti ini. Beberapa saat kemudian, saya merasa tubuh saya segar kembali. Efek yang paling saya suka adalah pandangan saya terasa lebih jelas. Entah sugesti atau memang efek dari multivitamin ini. Tapi saya sangat suka, apalagi pekerjaan saya mengharuskan saya banyak diam menghadap laptop.

Sepertinya saya akan selalu sedia Theragran-M Multivitamin dan Mineral ini untuk keluarga saya.

Saya tidak menyesal untuk lebih memperhatikan tubuh saya sendiri. Saya menjadi lebih waspada saat saya merasa stamina saya mulai menurun. Sebagai ibu yang ga bisa diem, saya harus berusaha selalu sehat dengan asupan yang baik dan olahraga rutin.


Note : Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi dan Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho