Sunday, 28 August 2016

Itinerary Liburan Hemat dengan Balita - Yogyakarta : Day 1 - Tiba di Yogyakarta

Meneruskan cerita liburan kami ke Yogya beberapa minggu yang lalu, kali ini saya akan menceritakan pengalaman dihari pertama. Untuk akomodasi dan itin bisa dilihat di :



Kami berangkat menggunakan kereta Lodaya Pagi dari stasiun Bandung. Alasan kami memilih perjalanan pagi hari adalah agar Ken bisa mendapatkan pengalaman melihat pemandangan sepanjang perjalanan Bandung - Jogja. Kami duduk di kelas bisnis. Kesan pertama yang saya dapatkan saat memasuki kereta adalah...hmmm keretanya memang tampak sudah lama ya. Terakhir saya ke Yogya naik kereta Lodaya adalah lebih dari 20 tahun lalu. Namun tampaknya kereta ini tidak banyak perubahan.

Kursi keretanya tidak bisa dimundurkan (atau mungkin bisa tapi saya ga ngerti hee). Kalo AC nya sih lumayan berasa dingin. kamar mandi bersih dan berangkat tepat waktu. Didalam kereta ada TV tapi tidak dinyalakan, hanya suaranya saja. Jadi imaginasi kita sendiri aja yg menentukan tuh film yg diputer tentang apa, sesuai apa yg kita dengar. Saya dan pak suami sebenernya merasa ngantuk saat dikereta, karna beberapa hari sebelumnya kami lembur bermalam-malam karna mengerjakan orderan souvenir. Tapi setiap kami tertidur, Ken pasti ngebangunin. 

gejesgejes
Tadinya saya pikir Ken akan bosan di kereta selama sekitar 8 jam, tapi ternyata dugaan saya salah. Disaat penumpang lain tertidur, Ken ga berhenti-berhentinya bernyanyii dengan suara keras. Saya sempat mendengar penumpang lain tertawa memperhatikan tingkah Ken. Ah leganya hati saya karna ternyata Ken sangat menikmati perjalanan dengan kereta ini. Oh ya, paksuami sempet memesan nasi goreng seharga 30rb yg rasanya "enakan buatan saya(xixi)". Untungnya, buat Ken, saya sudah membawa bekal makan siang dan cemilan. Jadi tips untuk yg mau naik kereta jarak jauh adalah lebih baik bekal makanan sendiri. Bisa lebih irit juga.

Kami tiba di Stasiun Tugu Yogya pukul tiga sore. Kami langsung mencari Soto Sulung Tugu yang sudah ada di itinerary saya, hasil dari hunting info tempat tempat kuliner yang recommended. Menurut contekan saya, lapak soto ini berada di parkiran selatan stasiun. Saya menggunakan waze di hape paksuami dan menjadi pemandu jalan. Tapi mungkin karna mabok kereta, saya salah membaca arah, wkwkwkw katanya cewe emang suka bermasalah dalam menentukan arah (pembelaan diri). Kami malah berjalan ke arah pintu keluar barat stasiun. Setelah paksuami mengambil alih waze, akhirnya kita kembali ke jalan yang benar. Ternyata sangat dekat dari tempat kita turun kereta. 

Soto Sulung Stasiun Tugu ini adalah soto sulung  legendaris di  Kota Jogja, katanya sih sudah buka sejak 1968, menunya adalah soto daging dan soto daging campur jeroan. Dagingnya empuk, tidak amis dan bumbunya meresap sampai ke pori pori terkecil (hiperbola). Nah yang unik dari soto sulung ini adalah nasinya. Bukannya dihidangkan langsung di piring, nasi di sini dibungkus kecil-kecil dan sudah disediakan di meja. Jadi kita tinggal nambah sesuai kebutuhan. Harganya cukup terjangkau bagi kaum iriters macam kami.
daftar harga
turis cilik lahap nyoto
                                   
Selesai makan, kami langsung menuju Tune Hotel tempat kami menginap di daerah Gedong Kuning. Tadinya kami akan langsung mengambil motor yang akan kami sewa untuk liburan ini sebelum ke hotel. Tapi karna satu hal, terpaksa kami belum bisa mendapatkan motor sewaan itu. Sambil makan soto, saya mencari info tentang cara menuju hotel dengan kendaraan umum. Rock and roll banget memang perjalanan kami ini, harus berpikir cepat dan fleksibel. Akhirnya di group fb yg saya ikuti, saya mendapatkan infonya. Kami berjalan ke arah halte TransJogja di Malioboro, lalu naik jalur 2B dan turun di halte portable Pilar. Saya dan Pak Suami bener2 buta jalan di Jogja, jadi kami meminta pak supir memberitahu kami jika sudah sampai tujuan. Setelah perjalanan sekitar 30 menit, akhirnya kami sampai di halte portable ini. Ternyata halte ini tepat berada di depan Tune Hotel. Hoho Alhamdulillah ga nyasar  :-D

Karna belum ada kendaraan yang bisa kami pakai untuk jalan-jalan, sore itu kami hanya beristirahat di hotel. Untuk makanpun kami memesan Gudeg YuDjum menggunakan GoFood. Meskipun tidak kemana-mana, saya ingin tetap mengikuti itinerary yg sudah dibuat, ya itu makan malam dengan menu gudeg. Pada malam hari, saat paksuami mencari minimarket untuk membeli cemilan, kami baru tahu bahwa ternyata disekitaran hotel ini banyak terdapat tempat makan, bahkan ke minimarket pun tinggal nyebrang. Hoho ga salah deh pilih Tune Hotel. Lokasinya pun ga terlalu ramai seperti di area Malioboro, sehingga sangat tepat untuk beristirahat dan bersantai. 

Bersambung ke catatan hari kedua ya disini :

Itinerary Liburan Hemat dengan Balita - Yogyakarta : Day 2 - Taman Pintar, Pabrik Coklat dan Kuliner









No comments: